Pemerintah Kabupaten Rembang secara resmi telah mengajukan protes kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) perihal rute tol di Rembang yang rencananya masuk dalam kota. Protes dilakukan baik melalui surat maupun sambungan telepon.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz, kepada wartawan, seusai penyerahan SK CPNS, di Balai Kartini, hari Selasa (26/4).

Bupati mengatakan hal itu dilakukan Hafidz menanggapi adanya sikap tidak setuju dari warga jika rute tol berubah dari jalur Rembang selatan menjadi melintasi dalam kota. Pasalnya, dalam sosialisasi pertama yang diterima Pemkab Rembang, tol akan melintasi kawasan GOR Mbesi. Rutenya terlebih dahulu melewati Kecamatan Sumber kemudian ke Seren Sulang baru ke utara kawasan Kedungrejo dan GOR.

Itu sosialisasi yang pertama. Kalau ada perubahan saya tidak tahu dan tidak dikasih tahu. Saya sudah protes ke Kementerian melalui surat dan telepon. Kami sangat menolak kalau jalan tol masuk kota,” imbuhnya.

Hafidz menyebut, jika jalan Tol Demak-Tuban di Rembang melewati kawasan kota maka akan menyebabkan rusaknya tata kota dan akan merusak ekonomi serta sosial masyarakat.

Bupati mengusulkan agar rute tol di Rembang sesuai dengan rencana awal saat sosialisasi pertama yang lebih banyak melewati kawasan pinggiran Rembang selatan. Dengan alasan, jika tol dipaksa masuk kota maka biaya ekonominya akan tinggi. Sebab, akan menatap perumahan, gedung kantor Kemenag, gedung haji, masjid. Akan terkena semua.

Bupati menjelaskan protes belum ditanggapi, baru dibahas di tingkat pusat. Tol masuk kota biayanya ekonominya tinggi.

Sebelumnya, hasil survei terakhir yang dilakukan tim survei dari Semarang, rute tol di Rembang akan sedikit berubah. Jika sebelumnya banyak melewati Rembang selatan, hasil survei terbaru tol akan masuk kawasan kota. Dalam survei itu, tol akan melewati Desa Mondoteko dan menyebabkan Perumahan Puri tergusur.

Selain itu, sejumlah bangunan pemerintahan seperti kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga juga akan terdampak tol. Tol dalam kota juga akan melintasi Rumbut Malang dan Desa Kabongan Kidul.(Masudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…