Pemkab Rembang menaikkan target Pendapat Asli Daerah dari sektor perikanan. Dinas Perikanan dan Kelautan (Dinlutkan) dituntut menyetor pendapatan Rp 15 Miliar dalam kurun waktu satu tahun.

Wakil Bupati Rembang Muhammad Hanies Cholil Barro mengatakan, terget tersebut sudah dibahas bersama jajaran Dinlutkan. Ia menyampaikan pesan kepada jajarannya yaitu untuk kembali melihat perencanaan yang sudah laksanakan.

Tahun 2021 PAD Dinlutkan dipatok Rp 10 Miliar, sekarang menjadi Rp 15 Miliar. Target tersebut naik setelah dievaluasi tahun lalu, Dinlutkan dapat mencapai target.

“Pesan yang selalu saya sampaikan setiap apel pagi, melihat kembali perencanaan. Saya tidak mau pekerjaan yang biasa saja. Apalagi nanti target penikkatan PAD di Dinlutkan naik, dipompa lagi semangat kawan-kawan,” kata Gus Hanies.

Untuk mencapai itu, ke depan akan dimaksimalkan pada sektor budidaya dan ikan tangkap. Mengingat Rembangi memiliki potensi laut sepanjang sekitar 63 Kilometer dari garis pantai.

Gus Hanies juga menyampaikan ada sejumlah usulan dan masukan dari masyarakat, terkait bantuan yang dinilai tidak merata. Karena dalam satu kelompok kadang lebih ada 10 atau 20 orang. Sementara bantuannya cuma 15 saja. (Asmui)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…