REMBANG – Saat hujan deras Minggu malam (08/02/2022), warga satu Keluarga di Dukuh Grajen, Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang dievakuasi ke balai desa setempat.

Satu keluarga tersebut ialah Suhari kakek berusia 62 tahun. Ia tinggal bersama istrinya yang berusia 52 tahun. Mereka berdua dievakuasi ke balai desa oleh pemerintah setempat karena rumah yang ditempati mengalami pergerakan saat hujan lebat semalam.

Kepala Desa Sumberjo, Selamet Rahayu membenarkan hal itu. Pemerintah desa memutuskan melakukan evakuasi karena khawatir rumah Suhari roboh seperti dua rumah lain yang ada di sebelahnya.

Jarak rumah Suhari dengan rumah yang lebih dulu roboh karena tanah longsor sekitar 2 meter saja. Mereka berdua dievakuasi sekitar pukul 23.00 waktu setempat.

“Kami memutuskan untuk mengevakuasi karena rumah sudah ada retakan. Kemudian kasus yang sebelumnya memang sudah ada dua rumah lain yang roboh. Kami dari pemerintah desa menugaskan BPD yang ada di sana untuk memantau situasi jika hujan,” jelasnya.

Lebih lanjut Selamet menyebut sudah ada 3 kepala keluarga yang menempati rumah hunian sementara yang dibangun melalui dana CSR bank Jateng. Jika ditambah dengan keluarga kakek Suhari maka ada 4 kepala keluarga.

Suhari bersama istrinya rencananya akan menempati bangunan balai pertemuan warga di Dukuh Grajen sebagai hunian sementara.

“Ini Pak Suhari juga akan kita tempatkan di balai pertemuan warga. Ini sedang kita bersihkan biar nyaman ditempati,” tambahnya.

Hingga saat ini pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menaruh perhatian khusus terhadap nasib 11 kepala keluarga yang berada di kawasan ini. Karena dari 11 rumah di lokasi tersebut 3 rumah sudah dirobohkan karena rusak akibat longsor yang terjadi November 2022 lalu.

Mengenai wacana relokasi terhadap nasib 11 kepala keluarga di Dukuh Grajen tersebut Pemkab sedang menunggu hasil kajian Geologi pemerintah Provinsi Jawa Tengah. (Asmui/Msd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Tahun 2023 Ini Program Transmigrasi Masih Terbuka

Program pemerataan penduduk transmigrasi masih membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menjadi…

SMK dan Ponpes Arrohmaniyah milik Bupati Rembang, dilaunching

  Di Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, kini telah berdiri Sekolah Boarding School…

Gelombang Tinggi, Nelayan Pulang Dengan Tangan Hampa

REMBANG – Tingginya gelombang laut di pesisir utara Kabupaten Rembang membuat nelayan…

Pemkab siapkan perda SMP SMA bisa baca Quran

  PAMOTAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, saat ini, telah menyiapkan Rancangan…