Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya menuntaskan sertifikasi aset daerah di tahun 2022. Hal itu disampaikan Bupati Rembang, Abdul Hafidz, saat penandatanganan nota kesepakatan dan kesepakatan antara Pemkab Rembang dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Rembang dan PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah di Ruang Rapat Bupati, Senin (7/3).

Bupati mengatakan dilaksanakannya penuntasan sertifikasi aset daerah karena adanya instruksi dari pemerintah pusat.

Kita ingin menyelesaikan tentang sertifikasi. Karena ini himbauan dan harapan dari Pemerintah Pusat bahkan KPK, kemarin koordinasi supaya Pemkab itu, menyelesaikan masalah aset,” imbuhnya.

Bupati menerangkan jumlah obyek yang yang akan disertifikatkan sebanyak 594 bidang. Namun anggarannya baru mencukupi untuk 425 bidang. Sisanya akan dilanjutkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah perubahan tahun 2022.

Bupati optimis sisa 169 bidang bisa didanai di selesaikan tahun ini karena sebanyak 425 bidang yang ada telah masuk program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang ada di desa sasaran PTSL.

Berdasarkan data, jumlah total aset daerah Kabupaten Rembang, sebanyak 1.002 bidang terdiri dari tanah jalan, makam, bangunan pendidikan, Pusat Kesehatan Masyarakat, bangunan gedung pelelangan ikan, bangunan kantor pemerintah, waduk dan tanah jaringan / saluran irigasi.

Kepala BPN Kabupaten Rembang, Nurdin menjelaskan pihaknya saat ini sedang menginventarisasi aset Pemkab Rembang, diantaranya aset jalan. Inventasisasi aset jalan ini menjadi hal yang mendedak karena jalan antar desa itu milik Pemkab atau milik Pemerintah Desa.

Kota Semarang itu, asetnya 25.000. Setelah kita telusuri ternyata asetnya ada di kelurahan. Seperti jalan-jalan desa itu, masuknya ke pemerintah kota,” Tambahnya.

Nurdin berharap kalau memang jalan antar desa masuk aset Pemkab Rembang supaya bisa ditertibkan.(Dari Rembang Masudi melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…