Berangkat menunaikan ibadah haji pergi ke tanah suci merupakan impian semua umat islam dari berbagai penjuru dunia. Termasuk umat muslim yang ada di Indonesia. Karena untuk menyempurnakan rukun islam ke lima, pergi ketanah suci menjadi ibadah wajib bagi yang mampu.

Untuk semakin memudahkan pelayanan, Kementerian Agama memangkas beberapa persyaratan pendaftaran. Berkas persyaratan pendaftaran yang semula berjumlah 8 jenis, sejak bulan Januari 2022 dipangkas, tinggal 3 jenis saja.

Kasi Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Rembang Zuhri mengatakan, tiga lembar syarat yang dimaksud ialah, menyertakan foto copy KTP, KK, dan data pendukung ijazah atau akta nikah bagi yang sudah berumah tangga.

“Sebelumnya, pendaftaran haji harus melengkapi beberapa berkas sebagai persyaratan. Yaitu foto kopi KK, foto kopi KTP, foto kopi kartu nikah/akta lahir/ijazah. Selain itu juga foto ukuran 4 x 6 dan 3 x 4 masing-masing10 lembar dengan penampakan wajah 80 %, dan surat keterangan sehat dari Puskesmas setempat,” kata Zuhri memberikan penjelasan.

Lebih lanjut ia menambahkan, calon jamaah juga harus melampirkan bukti penyetoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) kurang lebih Rp 25 juta. Terkait golongan darah yang biasanya dicantumkan dalam surat keterangan sehat dari Puskesmas, calon jamaah dimeminta agar memeriksakan golongan darah terlebih dahulu. Bisa di Puskesmas atau PMI.

“Dulukan ada surat keterangan sehat dari Puskesmas disana dicantumkan golongan darah, sekarang Calhaj harus periksa dulu untuk golongan darah,” bebernya.

Sedangkan untuk foto haji, calon haji akan menjalani rekam biometrik oleh petugas Siskohat Kemenag Rembang.

Sampai dengan hari ini, jumlah pendaftar calon jamaah haji di kantor Kemenag Rembang rata-rata 10 sampai 16 orang per hari. Jumlah tersebut tidak pernah mengalami penurunan, meski dalam masa pandemi Covid-19. Sedangkan untuk waktu tunggu, calon jamaah harus menunggu 35 tahun setelah mendapatkan nomor antrean. (Asmui)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…