REMBANG – Kabar kebijakan pemerintah mengenai menerapkan e-raport (raport elektronik) di sekolah mulai menyeruak di daerah-daerah.

Penerapan kebijakan e-raport merupakan langkah maju dalam dunia pendidikan. Karena dengan adanya e-raport selain memudahkan kerja guru dalam membuat laporan akademik, orangtua bisa lebih mudah dalam mengetahui nilai anak-anaknya.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang melalui Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas, Khoironi mengatakan jika pemerintah daerah masih menunggu arahan dari pemerintah pusat dan provinsi.

“Itu memang kita tunggu-tunggu karena itu kebijakan nasional mas,” kata Khoironi.

Lebih lanjut Khoironi menyebut di sekolah sendiri dalam penerapan kurikulum antara sekolah satu dengan lain ada perbedaan.

Pasalnya, satu sekolah ada yang menerapkan kurikulum baru, kurikulum Merdeka belajar. Ada pula yang masih menerapkan kurikulum lama, kurikulum 2013.

Kepala bidang pembinaan Sekolah Menengah Pertama Dindikpora itu menuturkan dari Dindikpora sudah menyarankan agar menerapkan kurikulum yang baru. Tetapi pemerintah tidak dapat memaksakan bagi sekolah yang belum sepenuhnya siap.(Asmui/Msd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

SMK dan Ponpes Arrohmaniyah milik Bupati Rembang, dilaunching

  Di Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, kini telah berdiri Sekolah Boarding School…

Gelombang Tinggi, Nelayan Pulang Dengan Tangan Hampa

REMBANG – Tingginya gelombang laut di pesisir utara Kabupaten Rembang membuat nelayan…

Pemkab siapkan perda SMP SMA bisa baca Quran

  PAMOTAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, saat ini, telah menyiapkan Rancangan…

Cegah Anak Putus Sekolah, Baznas Punya Program Santunan Cerdas

REMBANG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Rembang memiliki program unggulan…