REMBANG – Setelah diluncurkannya aplikasi berbasis android Rembang Gemilang sebagai sarana rujukan informasi sekaligus pelayanan bagi masyarakat, sejumlah aplikasi lain juga mulai diintegrasikan dengan aplikasi Rembang Gemilang.

Salah satunya aplikasi aplikasi Sistem Informasi Pelayanan UMKM Maju (Sipuma) yang dikelola oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil (Dindagkop UMKM).

Kepala Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang, M Mahfudz mengatakan, ada dua layanan informasi yang bisa langsung diakses melalui aplikasi Rembang Gemilang sebagai salah satu implementasi dari Rembang Smart City yang dicanangkan pemerintah Kota Santri.

Meliputi Sistem Informasi Pelayanan UMKM Maju atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sipuma. Dimana system tersebut dapat memberikan pendampingan dan program bagi para pelaku UMKM.

  • Selain itu, juga ada Sintatera yang merupakan sistem yang dapat diakses oleh masyarakat seputar permintaan tera ulang timbangan agar masyarakat tidak ada yang dirugikan dalam bertransaksi.

“Pelayanan Sintatera, system informasi tera dan tera ulang sebagai alat ukur timbang yang kita berikan dalam rangka menjamin masyarakat menerima barang yang ditransaksikan,” jelasnya.

Meski baru dilaunching, aplikasi Rembang Gemilang secara bertahap akan terus disempurnakan menjadi sebuah aplikasi di ponsel pintar yang memiliki banyak fungsi untuk mengikuti perkembangan teknologi kekinian.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengapresiasi atas diluncurkannya aplikasi Sipuma. Melalui aplikasi itu, para pelaku UMKM bisa lebih mudah mengakses informasi maupun mengembangkan usahanya.

Menurutnya, UMKM merupakan pilar penting dalam pertumbuhan perekonomian di Rembang, yang memiliki hampir 100 ribu orang pelaku UMKM. Sehingga, dibutuhkan kemudahan akses informasi dan pelayanan bagi pelaku UMKM, untuk menunjang percepatan peningkatan kualitas usahanya.

“UMKM ini menjadi prioritas di dalam perekonomian kita. Karena UMKM ini di samping mampu bertahan, juga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terang bupati.(Asmui)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Tahun 2023 Ini Program Transmigrasi Masih Terbuka

Program pemerataan penduduk transmigrasi masih membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menjadi…

SMK dan Ponpes Arrohmaniyah milik Bupati Rembang, dilaunching

  Di Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, kini telah berdiri Sekolah Boarding School…

Gelombang Tinggi, Nelayan Pulang Dengan Tangan Hampa

REMBANG – Tingginya gelombang laut di pesisir utara Kabupaten Rembang membuat nelayan…

Pemkab siapkan perda SMP SMA bisa baca Quran

  PAMOTAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, saat ini, telah menyiapkan Rancangan…