Bupati Rembang H. Abdul Hafidz memberikan keterangan pers seputar dugaan kasus korupsi retribusi (25/1)

Kasus dugaan kasus korupsi uang retribusi taman rekreasi pantai (TRP) Kartini Rembang saat ini dalam proses penyelidikan Polres Rembang. Diketahui pelaku berinisial MR yang menjabat sebagai bendahara penerimaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang.

Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan tidak akan mengintervensi kasus dugaan korupsi tersebut. Pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan menghormati proses hukum.

“Kami menyerahkan seluruhnya pada proses hukum, kami tidak akan mengintervensi. Karena ini sudah masuk penyidikan, apapun nanti yang sedang diproses akan kita ikuti,” kata Bupati Hafidz.

Justru saat ini Pemkab Rembang melakukan upaya pencegahan agar kejadian tersebut tidak terulang kembali. Menurutnya, ada tiga aspek penting yang wajib diterapkan, meliputi sistem, integritas dan budaya.

“Jadi ada sistem, integritas, dan budaya. Ketiganya ini harus masuk semua kalau kita mau tidak ada penyimpangan,” ujarnya.

Dirinya membeberkan, total ada lebih dari Rp 113 juta hasil retribusi yang dikorupsi tersangka. Dikarenakan termasuk pidana khusus, tersangka MR akan diberhentikan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) secara tidak hormat. (Rendy/Rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…