Pemerintah Kabupaten Rembang optimis menurunkan kasus stunting di Rembang menjadi 14% di tahun 2024, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Hal itu disampaikan oleh Bupati Rembang saat audiensi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah di Rumah Dinas Bupati, hari Selasa (8/3).

Bupati mengatakan target 18 persen ke 14 persen karena Pemkab Rembang telah melakukan sosialisasi secara masif sampai ke tingkat desa.

Kita sosialisasi secara masif, perangkat kita juga cukup sampai ke tingkat desa,” Imbuhnya.

Pencegahan kasus stunting lainnya yang dilakukan oleh Pemkab Rembang menurut Bupati dengan mensosialisasikan pemeriksaan kesehatan sebanyak 6 kali selama masa kehamilan dan menunda perkawinan di usia muda.

Kepala BKKBN Provinsi Jawa Tengah Widwiono mengungkapkan kasus stunting di Kabupaten Rembang termasuk bagus. Karena masih di bawah rata-rata Provinsi Jawa Tengah.

Nasional turun dari 27,6 turun menjadi 24. Tetapi Jawa Tengah 20,9,” imbuhnya.

Widwiono menjelaskan berdasarkan dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, kelompok sasaran dalam percepatan penurunan stunting meliputi remaja, calon pengantin, ibu hamil,  ibu menyusui dan anak berusia 0 (nol) sampai 59 (lima puluh sembilan) bulan.
Dalam Perpres itu juga mengamanatkan agar segera membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) di setiap desa yang terdiri dari bidan desa, tim penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga dan kader-kader PKK.

Widwiono menuturkan dibentuknya TPK untuk membantu tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Rembang. Dimana tim terdiri atas 2 kelompok yaitu tim pengarah dan tim pelaksana. Dimana tim pengarah diketuai oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz dengan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah. Sedangkan tim pelaksana diketuai Wakil Bupati Rembang, Mochammad Hanies Cholil Barro’ dan Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Rembang, Nyonya Hasiroh Hafidz.(Dari Rembang Masudi melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…