Angka penyebaran penyakit mulut dan kuku(PMK) pada sapi di Kabupaten Rembang setiap hari kian bertambah. Namun penambahan angka sapi yang terjangkit PMK itu juga beriringan dangan ratusan sapi yang kondisinya sekarang ini sudah mulai sembuh dari PMK.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan menyampaikan saat ini sudah ada 500 lebih sapi yang sembuh dari PMK. Itu artinya jumlah sapi yang saat ini terjangkit PMK sebanyak 3.000 lebih ekor sapi saat ini sudah mulai berkurang.

Lebih lanjut dirinya menerangkan, berdasarkan kesepakatan tim medis, angka kesembuhan sapi ditandai dengan hilangnya gejala seperti sudah mau makan, kaki tidak pincang dan minimal terhitung sudah 14 hari dari waktu sakitnya.

“Fakta dilapangan 7-10 hari itu sudah sembuh. Tapi harus menunggu waktu batas minimal 14 hari. Per hari ini kita sudah dilapori dari yang semula sekitar 78 ekor yang sembuh ini sudah tembus 500an ekor,” kata dia.

Dirinya meyakini angka kesembuhan sapi yang terjangkit PMK akan terus bertambah setiap harinya. Apalagi vaksin untuk PMK diwacanakan bakal sampai di Rembang bulan Juni ini.

“Untuk vaksin masih menjadi kewenangan pusat, karena yang tahu informasi perkembangan virus saat ini pemerintah pusat. Kita ikut saja, nanti kita hanya terima droping dan kita melaksanakan sesuai petunjuk dari pusat,”

Terkait bantuan obat-obatan dirinya mengungkapkan saat ini anggaran dari APBD untuk menyupai obat bagi para peternak sudah tidak tersedia. Namun pihaknya tetap mengusulkan anggaran sebesar Rp. 200 juta dari APBD untuk penanganan PMK. (Dari Rembang Rendy Teguh Wibowo melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…