REMBANG – Rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) perubahan tahun anggaran 2022 disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang. Pengesahan dilakukan pada sidang paripurna yang digelar di gedung DPRD setempat, pada hari Rabu (28/9).

Ketua DPRD kabupaten Rembang, Supadi saat memimpin sidang mengatakan penetapan raperda itu setelah melihat laporan hasil badan anggaran (banggar) dan pernyataan pendapat dari 6 fraksi yang ada di DPRD kabupaten Rembang serta persetujuan anggota DPRD yang hadir.

“Raperda APBD Perubahan Kabupaten Rembang tahun anggaran 2022 disetujui,” imbuhnya.

Supadi menyebutkan 6 fraksi di DPRD Rembang melalui juru bicara masing-masing fraksi menyampaikan persetujuannya. Ke-6 fraksi itu fraksi PPP dibacakan Siti Rizqiyah Putri Dwi Ani, fraksi PKB dibacakan Supadi fraksi Nasdem  dibacakan Khamid, fraksi PDI Perjuangan dibacakan Widodo, fraksi Demokrat Hanura dibacakan Agus Purnawan Yulianto dan pendapat fraksi Karya Indonesia Sejahtera dibacakan Agus Sutrisno.

Sekretaris Badan Anggaran (Banggar) DPRD Rembang, Nur Purnomo Mukdiwidodo menerangkan dalam kegiatan itu DPRD Rembang merekomendasikan agar Pemkab Rembang konsisten terhadap penyusunan dan penetapan alokasi anggaran pada Organisasi Perangkat Daerah.

“Ke-2 perlu upaya percepatan realisasi pelaksanaan program / kegiatan APBD tahun anggaran 2022 untuk mengantisipasi agar tidak menjadi sisa lebih anggaran (Silpa) tinggi,” Tandasnya.

Nur Purnomo menerangkan dalam RAPBD perubahan tahun anggaran 2022, pendapatan daerah Rp. 1,9 Trilliun. Sedangkan total belanja daerah sebesar Rp. 2,2 trilliun. Sehingga terdapat defisit Rp 326,4 Milyar.

Dengan adanya defisit itu, menurut Nur Purnomo ditutup dengan pembiayaan daerah Rp. 64,5 Milyar. Sehingga sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan Rp. 0.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengucapkan terima kasih kepada semua anggota DPRD Rembang dari berbagai alat kelengkapannya yang telah memproses pengajuan dari Pemkab Rembang berupa Raperda APBD Kabupaten Rembang tahun anggaran 2022.

“Saya sepakat atau menyetujui apa yang menjadi keputusan Banggar, yang telah memproses pengajuan kami, dengan berbagai rekomendasi dari fraksi-fraksi. Kami akan terus berupaya menindaklanjuti. Agar semua yang sudah kita sepakati ini bisa bermanfaat efektif untuk memacu pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Rembang,” Ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Bupati Rembang, Abdul Hafidz dengan pimpinan DPRD Rembang meliputi ketua, Supadi serta 3 wakil ketua yaitu Bisri Cholil Laqouf, Supriyadi Eko Praptomo dan Ridwan. Dilanjutkan penyerahan keputusan DPRD kepada Bupati.(Masudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…