Setelah minyak goreng kemasan langka di pasar kota Rembang, kini giliran minyak goreng curah yang hilang dari peredaran. Bahkan botol dan jerigen konsumen berjejer antri di salah satu kios pedagang di pasar.

Pemilik kios, Yatmi membenarkan jika jerigen tersebut milik pembeli yang diantrekan untuk mendapat minyak goreng curah. Sedikitnya ada 25 jerigen dengan masing-masing dilabeli nama pembeli.

Ia menyebutkan, puluhan jerigen tersebut antre sejak lima hari yang lalu. Sementara alasan kosongnya minyak goreng curah dari agen hingga saat ini masih belum diketahuinya. Bahkan, saat dikonfirmasi wartawan ke agen minyak curah, pemiliknya hanya bungkam.

Saya tidak tau alasannya, dari sana kosong gitu. Antri banyak sekali, ada jerigen ada botol antri semua. Kira-kira ada 25 jerigen dan botol yang mengantre, sudah 5 hari,” terangnya.

Yatmi membeberkan sebagian besar pedagang di pasar kota Rembang sudah mengetahui minyak goreng curah yang mendapat subsidi dari pemerintah. Meski harganya kini Rp. 14 per liter, menurutnya itu lebih murah ketimbang minyak goreng kemasan saat ini.

Oleh karena itulah saat ini banyak pembeli yang beralih dari minyak goreng kemasan ke minyak goreng curah. Menurutnya hal itu wajar karena pembeli pasti memilih minyak goreng yang harganya lebih ekonomis.

Kalau kemarin kemasan murah dan disubsidi ya cenderung ke subsidi. Tapi sekarang curah katanya yang dapat subsidi ya cenderung ke curah. Sekarang kan alfamart sudah ada minyak kemasan dengan harga normal, ya rakyat paling cuma melirik saja. Kembali seperti semula,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pembeli, Sari Setyaningrum mengaku kesulitan mencari minyak goreng baik kemasan maupun curah di pasaran. Padahal ketika harga minyak goreng kemasan disubsidi justru dirinya mudah mendapatkannya.

Sulit dapat minyak goreng, sudah hampir semingguan. Kemarin harganya murah malah gampang mencarinya, sekarang harganya mahal malah sulit mencarinya,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…