PAMOTAN – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Pamotan, menfokuskan sistem Pratek Kerja Industri (Prakerin) bagi siswanya pada waktu semester 6, ketika menjelang kelulusan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala SMK Muhammadiyah Pamotan, Mokhamad Mujib, saat membuka pelatihan Kelas Jurnalistik, yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rembang, di sekolah setempat, hari Selasa (13/12).

Mujib mengatakan dilakukannya Prakerin jelang kelulusan sebagai salah satu cara memuluskan siswa menuju dunia kerja, apabila selama praktek dinilai memiliki kemampuan yang bagus, bisa diterima menjadi karyawan di tempat praktek.

“Umumnya praktek kerja berlangsung pada kelas 2 atau semester 4. Namun dengan inovasi praktek kerja digeser ke semester 6, dapat lebih membuka peluang kerja,” imbuhnya.

Mujib mencontohkan siswa yang ditempatkan ke industri atau sektor swasta mengikuti praktek selama 6 bulan. Begitu hasilnya memuaskan, sering kali menarik minat pemilik usaha untuk langsung mempekerjakan anak tersebut setelah lulus.

Mujib menuturkan sekolah yang berada di Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan itu, terus berupaya meningkatkan kompetensi para pelajar. Termasuk salah satunya menggelar pelatihan Kelas Jurnalistik, bekerja sama dengan PWI Kabupaten Rembang, sebagai upaya untuk menghadapi dunia digital. Pasalnya, kalau tidak bisa menyesuaikan, sudah pasti akan ketinggalan.

Sementara itu, salah satu pemateri Kelas Jurnalistik, Mulyanto Ari Wibowo mengungkapkan kebutuhan lulusan Multimedia di dunia kerja semakin meningkat.

“Siapa sich yang sekarang bisa lepas dari content creator, banyak yang butuh tenaga seperti itu. Adik-adik sudah punya bekal dari sekolah, tinggal berlatih dan terus mengembangkan diri. Kelas Jurnalistik menjadi pintu masuk, buatlah karya mulai sekarang,“ ujarnya.

Wartawan Suara Merdeka itu mencontohkan digitalisasi tidak hanya diperlukan oleh sektor swasta, namun jajaran dinas/instansi pemerintah juga membutuhkan, untuk menjawab tantangan zaman.(Masudi/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

SMK dan Ponpes Arrohmaniyah milik Bupati Rembang, dilaunching

  Di Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, kini telah berdiri Sekolah Boarding School…

Gelombang Tinggi, Nelayan Pulang Dengan Tangan Hampa

REMBANG – Tingginya gelombang laut di pesisir utara Kabupaten Rembang membuat nelayan…

Pemkab siapkan perda SMP SMA bisa baca Quran

  PAMOTAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, saat ini, telah menyiapkan Rancangan…

Cegah Anak Putus Sekolah, Baznas Punya Program Santunan Cerdas

REMBANG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Rembang memiliki program unggulan…