Polres Rembang bersama masyarakat deklarasikan Jateng zero knalpot brong

REMBANG – Ratusan aktivis, akademisi dan politisi di Rembang, Minggu (14/1), deklarasikan Jateng zero knalpot brong. Kegiatan yang diinisiasi Kepolisian Resort (Polres) Rembang itu dilaksanakan di Alun-alun Kota Rembang.

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Rembang, AKBP. Suryadi mengatakan dilaksanakannya deklarasi untuk mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif dalam rangka pemilu damai 2024. 

“Selama 1 minggu ini, telah dilakukan personel Polres Rembang, hari ini dan ke depan. Melakukan penegakan hukum, sosialisasi dan kegiatan-kegiatan preventif lainnya,” imbuhnya.

Selain penegakan hukum menurut Kapolres pihaknya juga melakukan penilangan, mengamankan barang bukti baik sepeda motor maupun mobil yang menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar.

Bahkan pihaknya tidak segan-segan melakukan razia balap liar. Karena Polres Rembang telah mengantongi lokasi-lokasi yang biasa digunakan sebagai tempat balapan liar. Sehingga pada saatnya nanti, pihaknya akan menggencarkan razia balap liar. 

“Setelah diganti knalpot dengan menghadirkan motor yang disita, kapolsek, danramil, kepala desa dan orang tua untuk membuat surat pernyataan. Pada kenyataannya di tempat razia itu, kembali lagi di antara mereka itu, motor-motor itu, yang diamankan kurang lebih hampir 100 kendaraan itu kembali lagi,” ujarnya.

Berdasarkan data, pada 2022 lalu Polres Rembang telah melakukan penindakan motor berknalpot brong dengan 4.315 tilang dan 3.016 teguran. Sedangkan pada 2023 lalu 1.862 tilang dan 3.058 teguran. Sementara pada 2024 ini yang telah berjalan 2 minggu, telah menindak pelanggar knalpot brong dengan 122 tilang dan 619 teguran.(Masudi/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *