Gempa dengan magnitudo (M) 3,9, pada hari Senin (21/11) terjadi di Cianjur, Jawa Barat. Gempa tersebut tak menimbulkan potensi tsunami.

Gempa tersebut terjadi pada pukul 11.41 WIB. Diperkirakan pusat gempa berada pada koordinat 6,80 Lintang Selatan dan 107,07 Bujur Timur.

Atas insiden tersebut Palang Merah Indonesia (PMI) se- Jawa Tengah langsung turun tangan mengirimkan bantuan untuk korban gempa di Cianjur.

Ketua PMI Rembang, Samsul Anwar melalui Sekretaris PMI, Anggara Dwi Sulistiyanto mengatakan pihaknya sudah menjalankan intruksi Ketua PMI Jawa Tengah, yakni agar PMI di daerah segera membuka donasi.

Melalui surat bernomor 207/PB/XI/2022 masyarakat dapat mengirimkan bantuan berupa uang atau barang. Adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan korban saat ini adalah sembako, selimut dan matras. Untuk uang tunai dapat dikirim melalui Rekening Markas PMI Kabupaten Rembang Nomor : 2-029-16474-9.

“Jadi berdasarkan instruksi Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah, bahwasanya untuk penanganan korban yang ada di Cianjur kita disarankan untuk menggalang donasi. Kita menerima dari masyarakat yang akan kita salurkan ke provinsi atau langsung ke PMI Cianjur,” kata Anggara.

Untuk pengiriman bantuan tahap pertama ini oleh PMI Jawa Tengah, PMI Kabupaten Rembang mendapatkan jatah mengirim bahan makanan berupa ikan asin sekitar 200 Kg lebih. Bantuan akan dikirim oleh PMI Jawa Tengah Kamis pagi 24 November 2022.

“Termasuk Kabupaten Rembang mendapatkan jatah pengiriman ikan asin 200 Kg. Kita sudah kirim, Kamis 24 November, akan dilepas oleh Gubernur Jawa Tengah bersama bantuan PMI se-Jawa Tengah yang lain,” tambahnya.

Selain itu Anggara juga meminta kepada masyarakat agar tidak mengirimkan bantuan berupa pakaian pantas pakai. Karena pengalaman yang sudah-sudah ada sejumlah oknum yang memberikan bantuan kurang pas.

Sehingga alangkah lebih bijaknya jika masyarakat mengirimkan bantuan berupa uang, atau bahan makanan yang dapat bertahan lama. Sehingga pengiriman juga mudah.

“Kalau bisa kalau masyarakat ingin membantu jangan menggunakan barang-barang utamanya pakaian pantas pakai. Karena pakaian pantas pakai ini pengalaman dari tahun ke tahun masyarakat ini ada yang kurang pas memberikan bantuan ini. Diharapkan agar masyarakat memberikan bantuan berupa uang atau bahan makanan yang tahan lama,” pungkasnya.

Mengutip dari sejumlah media Cianjur ratusan rumah rusak dan terdapat korban jiwa. Selain itu masih ada sejumlah orang yang dinyatakan hilang. (Asmui/Msd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

BPBD Tetap Siaga Meski Tak Ada Banjir, Alat Pendeteksi Cuaca Dipasang

REMBANG – Cuaca buruk memang menghantui hampir seluruh wilayah di Indonesia. Tak…

Hari Disabilitas Internasional, Bupati Ingatkan Perusahaan Harus Akomodir Penyandang Disabilitas

Hari Penyandang Cacat Internasional diperingati setiap tanggal 3 Desember. Peringatan ini bertujuan…

Pemkab revitalisasi pasar tradisional

  KRAGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, optimalisasi sarana dan prasarana perdagangan…

Kerja Cepat, BKD Rembang Proses SK CPNS Sehari

REMBANG – Pemerintah Kabupaten Rembang sudah mengambil sumpah janji Calon Pegawai Negeri…