Angka penyebaran kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi di Kabupaten Rembang tiap hari kian bertambah. Tingginya angka penyebaran juga dibarengi dengan meningkatnya angka sapi yang sembuh setiap harinya.

Peternakan sapi milik Ngatono di Desa Sendangagung Kecamatan Kaliori termasuk yang berkontribusi menyumbang angka kesembuhan sapi yang terjangkit PMK. Pasalnya sudah ada puluhan sapi miliknya yang sembuh usai diobati secara mandiri.

Ngatono mengaku untuk menyembuhkan sapi-sapi miliknya dari PMK, ia tidak menggunakan obat-obatan herbal atau racikan rempah. Melainkan obat-obatan medis yang biasa dikonsumsi oleh manusia.

Menurut Mantan kepala desa Pulo Kecamatan Rembang ini, jika menggunakan obat-obatan herbal dari racikan rempah hanya bisa meningkatkan daya tahan tubuh sapi. Tidak bisa mengobati secara langsung penyakit PMK.

“Saya pakai mixagrip sama paracetamol, kemudian saya tambahi dengan suntikan B kompleks, B 12 dan suntikan antibiotic limoxin,” sebutnya.

Dirinya membeberkan, dengan racikan obat-obatan medis itu sudah ada 40 ekor sapi yang berhasil ia sembuhkan. Racikan itu ia peroleh secara otodidak berdasarkan pengalamannya merawat sapi selama puluhan tahun.

“Saya pelajari karena PMK itu mirip dengan flu, tapi bedanya intensitas panas dalam yang tinggi sehingga saya tambah dengan paracetamol. Karena ciri-cirinya lendirnya banyak, dia panas di dalam, makanya kan dikeluarkan (lendirnya). Sampai luka di kaki dan hidung itu karena panas dalamnya itu,” bebernya.

Dirinya sudah memiliki takaran sendiri setiap obat yang akan diberikan untuk sapi yang terjangkit PMK. Dipastikannya setelah 5 hari sapi diberi obat, kondisi sapi sudah mulai membaik dan sembuh dari PMK.

“Dosis itungannya per 50 kilogram saja. Satu kapsul dihitung per 50 kilogram saja. Sapi bobotnya 500 kilogram misalnya, kita berikan 10 kapsul tidak apa-apa. Ternyata setelah saya coba gitu tidak ada masalah, obatnya masuk,” pungkasnya.(Dari Kaliori Rendy Teguh Wibowo melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…