REMBANG – Sejumlah petani di wilayah Kabupaten Rembang mulai turun ke tambak untuk melakukan persiapan menggarap lahan tambak mereka.
Persiapan yang dilakukan seperti mulai membuat pematang pada tiap petak tambak, dan rehabilitasi saluran air yang menuju ke tambak.

Rasmani salah seorang pengusaha garam asal Desa Purworejo, Kecamatan Kaliori Rabu pagi (10/09/2022) mengaku, sebagian petani sudah mulai panen meski baru sedikit, dan sebagian lainnya baru memulai menggarap lahan.

Kata Rasmani, di Kabupaten Rembang sendiri ada dua metode untuk memproduksi garam. Yakni, cara tradisional, dan menggunakan geomembran atau di atas lahan tambak dilapisi dengan terpal berbahan plastik.

Untuk menggarap lahan tambak garam secara tradisional setiap petani membutuhkan waktu sampai dengan 15 sampai 20 hari, petak tambak baru bisa dialiri air.

Sedangkan dengan metode geomembran hanya butuh waktu seminggu, maksimal 10 hari tambak siap diisi air.

“Sementara ini sudah ada yang panen meski baru sedikit. Kalau penataan lahan pakai media tanah itu maksimal 20 hari baru bisa isi air masuk meja kristalisasi, kalau pakai geomembran itu seminggu sudah bisa isi air,” kata Rasmani.

Setelah lahan tambak atau meja kristalisasi terisi air, petani membutuhkan waktu seminggu untuk garam siap dipanen.

Sedangkan untuk harga garam kata Rasmani per hari ini berkisar Rp. 1.100 – Rp. 1.200 per kg untuk garam baru.

Sedangkan untuk garam lama harganya sendiri masih dibawah harga garam baru.

“Kalau harga garam rata-rata Rp 1200/kg. Tapi ini harga garam baru,” Tuturnya.

Bagi petani, sampai dengan 10 Agustus 2022 ini, dirasa belum sepenuhnya memasuki musim kemarau. Karena disaat – saat tertentu untuk wilayah Kabupaten Rembang kadang berawan bahkan sesekali turun hujan.( Asmui )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Tahun 2023 Ini Program Transmigrasi Masih Terbuka

Program pemerataan penduduk transmigrasi masih membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menjadi…

SMK dan Ponpes Arrohmaniyah milik Bupati Rembang, dilaunching

  Di Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, kini telah berdiri Sekolah Boarding School…

Gelombang Tinggi, Nelayan Pulang Dengan Tangan Hampa

REMBANG – Tingginya gelombang laut di pesisir utara Kabupaten Rembang membuat nelayan…

Pemkab siapkan perda SMP SMA bisa baca Quran

  PAMOTAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, saat ini, telah menyiapkan Rancangan…