Tim sepakbola pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kabupaten Rembang melakoni laga melawan tim pra porprov Blora dalam ajang pra porprov Jawa Tengah, Minggu (27/11) sore kemarin. Dalam laga yang digelar di stadion Krida Rembang itu, Rembang unggul telak dengan skor 6-1.

Tim pra porprov Rembang dengan jersey orange hitam tampil menyerang sejak menit awal. Alhasil 3 gol berhasil dicetak, masing-masing oleh Deny Ariyanto di menit ke-22, Risky Aldi Nurcahyo menit 40, dan David Maulana menit 44.

Tim pra porprov Blora dengan jersey hijau-hijau sedikit kewalahan menghadapi permainan cepat tim Rembang. Hingga peluit akhir babak pertama berbunyi tidak ada gol tambahan dan skor bertahan 3-0 untuk kemenangan Rembang.

Pada babak kedua, Rembang terpaksa harus bermain dengan 10 pemain karena salah satu pemainnya mendapat kartu merah di penghujung akhir babak pertama. Meski bermain dengan 10 pemain, Rembang tetap menampilkan permainan menyerang.

Pada menit ke-80 tim pra porprov Blora mendapat hadiah penalti dan sukses menyarangkan gol ke gawang Rembang. Alih-alih memperkecil ketertinggalan, justru gawang Blora kembali kebobolan oleh pemain Rembang Muhammad Ghufron di menit ke-81. Skor berubah menjadi 4-1 untuk tim Rembang.

Salah seorang pemain tim pra porprov Rembang harus ditarik keluar lapangan akibat mengalami cedera. Dengan jatah pergantian pemain yang sudah habis, tim pra porprov Rembang terpaksa bermain dengan 9 pemain.

Dengan 9 pemain itu, justru Rembang bermain agresif menyerang. Karena lemahnya lini pertahanan Blora, alhasil Rembang berhasil menambah 2 gol. Gol tersebut masing-masing dicetak oleh David Maulana di menit 85 dan Muhammad Ghufron di menit 90. Hingga peluit akhir berbunyi skor 6-1 bertahan untuk kemenangan tim pra porprov Rembang.

Manager tim pra porprov Blora, Iswati menyampaikan pada laga sore itu Blora hanya memainkan tim lapis kedua atau cadangan. Sebab menurutnya apapun hasilnya dalam pertandingan itu, Blora dipastikan tidak akan lolos dalam ajang pra porprov Jawa Tengah.

Untuk itu, lanjut dia, pertandingan melawan Rembang menjadi peluang untuk memberi kesempatan para pemain cadangan bermain.

“Pemain dari Kabupaten Blora semua cadangan yang kita mainkan. Berhubung dalam perhitungan kami sudah tidak lolos. Jadi tim kami bermain semaksimal mungkin, kami mohon maaf jika ada kesalahan dari para pemain kami,” terangnya.

Sementara itu, asisten pelatih tim pra porprov Rembang, M. Heppy mengapresiasi para pemain yang sudah bermain maksimal mulai awal pertandingan hingga akhir. Menurutnya pola permainan para pemain sedikit buyar akibat adanya salah seorang pemain yang mendapat hukuman kartu merah.

Kendati demikian, strategi menyerang yang diterapkan kepada para pemainnya justru menjadi pertahanan yang baik. Bahkan bisa menyarangkan 3 gol tambahan di babak kedua.

“Kita pakai strategi tetap menyerang. Kita harus mengejar jumlah gol yang banyak, dan kita fokus menyerang. Kita pakai formasi 3-4-1,” ucapnya.

Dirinya cukup puas dengan hasil kemenangan 6-1 atas tamunya Kabupaten Blora. Meski menang dengan skor telak, tim pra porprov Rembang tetap gugur karena Kabupaten Kudus menjadi tim yang lolos setelah meraih kemenangan melawan Kabupaten Pati.(Dari Rembang Rendy Teguh Wibowo melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…