Persyaratan pemberangkatan haji tahun ini berbeda

REMBANG – Persyaratan pemberangkatan Calon Haji (Calhaj) pada tahun 2024 ini, sangat berbeda dengan pemberangkatan pada tahun-tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan oleh Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Rembang, H. Moh. Mukson, kepada wartawan, Ahad (7/1).

Kepala Kemenag Rembang mengatakan dulu calhaj melakukan pelunasan terlebih dahulu baru kemudian tes kesehatan. Sedangkan pada tahun ini, calhaj melakukan cek kesehatan terlebih dahulu. Apabila dinyatakan layak secara medis baru melakukan pelunasan.

“Sehingga yang melakukan pelunasan memang benar-benar sudah dinyatakan layak untuk berangkat,” imbuhnya.

Ia menjelaskan calhaj yang belum layak berangkat akan ditunda pemberangkatannya. Sehingga porsi yang ada diberikan kepada orang lain sesuai nomor urutannya.

Sehingga dirasa sangat ribet dengan waktu dulu. Pasalnya, apabila sudah melakukan pelunasan namun dinyatakan tidak layak berangkat. Akhirnya harus mencari ganti. Sementara proses-proses lanjutannya tidak sederhana. Apalagi waktunya mepet seperti 2023 kemarin.

Ketika ditanya apakah calhaj yang gagal berangkat bisa digantikan oleh keluarga menurut Mukson dalam pelimpahan porsi, itu ada persyaratan-persyaratan khusus.

“Tidak bisa serta merta digantikan begitu saja. Ada proses-proses sendiri untuk pelimpahan porsi,” ujarnya.

Berdasarkan data di Kemenag Rembang, per 3 Januari 2024, jumlah Calhaj Kabupaten Rembang tahun 2024 sebanyak 1 331 orang. Dengan rincian calhaj berdasarkan urut porsi sebanyak 999 orang, calhaj cadangan 268 orang, calhaj lanjut usia sebanyak 25 orang dan calhaj tambahan sebanyak 39 orang.

Mukson mengungkapkan calhaj yang akan berangkat pada 2024 ini, bisa melakukan pelunasan biaya dimulai pada 9 Januari ini.(Masudi/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *