Pengelolaan hutan dan pemberlakuan hutan oleh Perhutani terhadap masyarakat, saat ini berbeda jauh dengan kondisi sebelum reformasi. Hal itu disampaikan oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz, saat kegiatan penyerahan sharing produksi tahun 2019 dan tahun 2020 oleh Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan, di Pendapa Kecamatan Bulu, Hari Senin (27/6).

Bupati mengatakan saat ini Perhutani sudah terbuka di dalam bekerjasama dengan pemerintah dan masyarakat salah satunya potensi-potensi hutan dalam penggunaannya bisa digunakan oleh masyarakat untuk ladang masyarakat. Bahkan di Kecamatan Bulu, apabila ada peluang kerja sama untuk wisata, supaya kepala desa setempat segera memproses ijin-ijin yang dibutuhkan.

“Jadi, jauh berbeda dengan dulu-dulu itu. Yang namanya rakyat menginjak tanah perhutani seperti menginjak di atas bara. Dulu waktu kecil saya,” Imbuhnya.

Bupati menambahkan keterbukaan Perhutani terhadap masyarakat lainnya bisa dilihat dengan petani di Kabupaten Rembang yang memanfaatkan lahan hutan untuk ditanami jagung dan buah-buahan yang mencapai puluhan ribu hektar baik di petak KPH. Mantingan dan KPH. Kebonharjo.

Bupati berharap setelah adanya kerja sama yang baik antara KPH dengan masyarakat jangan sampai ada masyarakat yang ingin merusak hutan. Namun masyarakat diminta mengawal terhadap kelestarian hutan baik hutan produksi maupun hutan lindung.

“Apalagi dampak dari hancurnya hutan berupa banjir dan tanah longsor. Tahun 90an banjir jarang terjadi. Namun tahun 1997-1998 hutan dihabisi. Sekarang begitu ada hujan, gampang terjadi banjir,” Bebernya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Kecamatan Bulu, Ana Rini menerangkan dana sharing produksi tahun 2019 dan tahun 2020 oleh KPH Mantingan sebanyak Rp. 106.351.255 diberikan kepada 6 LMDH.

“Penerima sharing produksi dari Kecamatan Gunem yaitu LMDH Wonorejo Desa Dowan, LMDH Wana Lestari Desa Telgawah dan LMDH Wana Gua Desa Pasucen. Sedangkan dari Kecamatan Bulu yaitu LMDH Wanamarta dari Desa Pasedan, LMDH Wana Indah Desa Mantingan dan LMDH Wonokencono Desa Kadiwono,” Bebernya.

Dalam kegiatan itu dilakukan serah terima sharing produksi secara simbolis dari Administratur KPH. Mantingan, Marsaid kepada Bupati Rembang. Sedangkan Bupati Rembang diserahkan kepada Ketua LMDH Kecamatan Bulu.(Dari Bulu Masudi melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…