Perdana Ikut Festival, Kertangkes Sabet 2 Penghargaan

REMBANG – Usaha tidak menghianati hasil, itulah kata-kata yang tepat untuk menggambarkan perjuangan pemuda Rembang yang sukses menyabet 2 nominasi penghargaan ajang Navi Film Festival yang digelar di UIN Abdurrahman Wahid Pekalongan, Senin malam (18/12/) kemarin.

2 nominasi penghargaan itu meliputi penghargaan Film Terbaik dan Sutradara Terbaik dalam pembuatan film pendek yang digarap kertangkes.id dengan sutradara Abe Sampoerna berjudul Red Flag dan diproduseri oleh Andyka Galih.

Karya film pendek berjudul Red Flag itu bersaing dengan 121 karya terbaik dari berbagai daerah. Ada 7 nominasi dalam ajang tersebut, namun karya anak muda Rembang sukses membawa pulang 2 penghargaan sekaligus.

Produser Film Red Flag, Andyka Galih, Rabu (20/12) menyampaikan, Navi Film Festival merupakan ajang perlombaan pertama kali yang diikuti oleh kertangkes.id selama bergelut di bidang konten kreator sejak 2018.

Menariknya, penggarapan film pendek Red Flag yang diikutkan perlombaan itu dikerjakan dengan fasilitas peralatan minim. Hal itu sekaligus menggambarkan bahwa keterbatasan bukan menjadi penghalang untuk meraih prestasi.

“Sebenarnya kita dalam produksi itu sering menggunakan alat seadanya yang kita punya. Jadi kita benar-benar memaksimalkan apa yang kita punya, tidak memaksakan harus punya alat dulu. Misal kebutuhan lighting, pakai seadanya. Beberapa ada yang pinjam,” ujarnya.

Ia mengakui jika sebuah produksi film memang membutuhkan dana untuk memenuhi kebutuhan operasionalnya. Upaya untuk mendapat support dana dari sejumlah pihak telah dilakukan.

Untuk itu, dirinya sangat berterimakasih kepada beberapa pihak yang telah memberi support baik materiil, makanan maupun peralatan yang proper. Menurutnya tanpa dukungan mereka, 2 penghargaan mungkin tak bisa parkir di rumah produksi kertangkes.id.

“Kemarin alhamdulillah kita dapat support dari salah satu sosok di Rembang, yaitu ada Gus Rizal Wijaya sebagai eksekutif produser. Sangat membantu banget, terus ada lagi itu dari Pasebung juga support di bagian konsumsi. Jadi kita produksi diringankan dengan adanya support seperti itu,” terangnya.

Setelah menyabet 2 penghargaan di Navi Film Festival, lanjut dia, film Red Flag masih belum akan dirilis. Rencananya masih akan diikutkan perlombaan di festival lainnya hingga mendapat beberapa tambahan penghargaan yang mana itu sangat penting bagi sebuah rumah produksi (Production House).(Rendy/Msd/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *