REMBANG – Prostat merupakan penyakit yang sangat umum atau familiar terdengar apalagi di kalangan pria. Karena penyakit ini menyerang pria yang telah berusia 50 tahun ke atas. Tetapi juga tidak menutup kemungkinan laki-laki dibawah usia tersebut juga rentan terserang.

Prostat sendiri merupakan kelenjar eksokrin pada sistem reproduksi pria yang membungkus uretra atau saluran kemih pada pria. Fungsi utama dari prostat ialah untuk menyimpan dan juga mengeluarkan sejenis cairan yang menjadi dua pertiga bagian dari air mani.

Ukuran dari prostat sendiri pada normalnya ialah sebesar biji kenari. Akan tetapi ukuran prostat sendiri akan membesar seiring dengan bertambahnya usia seseorang. Namun tentu saja jika ukuran prostat terlalu besar, maka ada gangguan kesehatan yang dialami.

Penyakit prostatpun ada bermacam-macam, mulai dari pembengkakan, peradangan hingga kanker prostat.

Seperti yang disampaikan dr Fuad Affan Spesialis Urulogi Rumah Sakit Dikter R Soetrasno Rembang saat acara dialog di Radio Citra Bahari FM Rembang Kamis (30/06) siang.

Ia menyebut bahaya penyakit Prostat diantaranya infeksi saluran kemih, penyakit kencing batu, kerusakan kandung kemih, hingga kerusakan ginjal.

“Salah satu tandanya seseorang sering pipis, atau bisa jadi Prostat pada laki-laki. Jadi bisa jadi Prostatnya membesar terus menyebabkan gangguan pipisnya tidak sempurna. Ini bisa terjadi sama pria atau wanita. Kalau laki-laki Prostat. Kalau normalnya manusia pipisnya sekitar per 3 – 4 jam. Diamana ginjal mengeluarkan urine terus ditampung di kandung kemih, gambarannya kayak balon,” kata Fuad.

Tentu saja jika mengalami penyakit prostat ini bisa berbahaya apabila tidak segera mendapat penanganan. Karena bisa jadi akan mengalami kelumpuhan pada tubuh bagian bawah.

Untuk itu, sebelum terkena penyakit prostat yang cukup berbahaya, ada baiknya jika kita mengetahui penyebab dan juga bahaya yang bisa ditimbulkan dari penyakit prostat.

Ada banyak cara untuk mencegah kanker prostat maupun gangguan lainnya pada organ ini, utamanya berkaitan dengan gaya hidup. Rajin berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi—buah dan sayuran—adalah dua hal yang sudah seharusnya jadi rutinitas sehari-hari Anda.

Selain itu, hindari juga sejumlah pantangan makanan untuk prostat seperti makan daging olahan, minum alkohol, minuman yang mengandung cola dan kafein serta banyak merokok.

Untuk penanganan lebih lanjut segera konsultasi dan periksakan diri ke dokter Spesialis Urologi di Rumah Sakir Umum Daerah (RSUD) dr R Soetrasno Rembang. Disana terdapat dokter yang handal. Karena untuk mengatasi penyakit Prostat terkadang tidak harus dengan obat, tetapi ada sejumlah cara selain obat maupun operasi. Kalaupun operasi rumah sakit ini mampu menangani penyakit seputar Prostat dengan teknologi terbaru operasi tanpa bedah.(Asmui)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Tahun 2023 Ini Program Transmigrasi Masih Terbuka

Program pemerataan penduduk transmigrasi masih membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menjadi…

SMK dan Ponpes Arrohmaniyah milik Bupati Rembang, dilaunching

  Di Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, kini telah berdiri Sekolah Boarding School…

Gelombang Tinggi, Nelayan Pulang Dengan Tangan Hampa

REMBANG – Tingginya gelombang laut di pesisir utara Kabupaten Rembang membuat nelayan…

Pemkab siapkan perda SMP SMA bisa baca Quran

  PAMOTAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, saat ini, telah menyiapkan Rancangan…