REMBANG – Memperhatikan ketepatan arah kiblat saat melaksanakan ibadah shalat bukan merupakan sesuatu yang mudah. Apalagi jika kita berada di luar rumah, luar kabupaten atau sedang melakukan perjalanan jauh dan singgah beberapa hari di tempat tujuan.

Dalam menentukan arah kiblat kita juga tidak boleh sembarangan. Karena tidak semua orang dapat membaca arah mata angin. Ada cara dan teori yang harus diperhatikan. Untuk menentukan kiblat dengan metode jam matahari atau mengikuti arah matahari, bisa menjadi kesulitan tersendiri karena kita harus tahu teorinya.

Achmad Murtadlo salah seorang anggota Tim Hisab Rukyah dan falaq yang ada di Rembang menyebut ketepatan arah kiblat masuk dalam syarat sahnya ibadah. Sehingga pengukuran arah kiblat ini menjadi penting.

——- Insert KIBLAT ——-

“Menentukan arah kiblat yang tepat itu berhubungan dengan sahnya ibadah. Dengan menentukan arah kiblat yang akurat, kita juga bisa lebih tenang saat beribadah. Ini juga sesuai dengan syariat dan ketentuannya,” katanya.

Ia menambahkan untuk pengukuran teknologi jaman dahulu dengan yang sekarang tidak jauh berbeda. Teknologi yang terdahulu masih bisa digunakan sampai sekarang. Misalnya dengan menancapkan sebuah tongkat yang berdiri di atas tanah yang datar dalam keadaan tegak lurus dapat digunakan untuk menghitung dengan mengandalkan bantuan sinar matahari.

Namun sekarang banyak teknologi hasil penemuan para ilmuwan astronomi yang dapat membantu untuk pengukuran arah kiblat salah satunya Theodolit.

“Kalau kita menggunakan arah kompas juga bisa, tapi kompas itukan dipengauhi oleh logam jadi akurasinya perlu dipertanyakan lagi,” jelasnya.

Sebenarnya pengukuran arah kiblat dapat dilakukan dengan cara menggunakan rumus, yakni pengumpulan data, menentukan titik koordinat yang akan kita hitung, lintang tempat, bujur tempat dan paling penting lintang dari ka’bah, dan bujur dari ka’bah.(Asmui)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Tahun 2023 Ini Program Transmigrasi Masih Terbuka

Program pemerataan penduduk transmigrasi masih membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menjadi…

SMK dan Ponpes Arrohmaniyah milik Bupati Rembang, dilaunching

  Di Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, kini telah berdiri Sekolah Boarding School…

Gelombang Tinggi, Nelayan Pulang Dengan Tangan Hampa

REMBANG – Tingginya gelombang laut di pesisir utara Kabupaten Rembang membuat nelayan…

Pemkab siapkan perda SMP SMA bisa baca Quran

  PAMOTAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, saat ini, telah menyiapkan Rancangan…