Pendapatan PT. Sinergi Mitra Operasi Rembang (SMOR) mengalami peningkatan. Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama PT. SMOR, Syaichul Amin, dalam kegiatan peringatan HUT Ke-2, di kompleks The Wabi (Warung Binaan), Pabrik Rembang PT Semen Gresik.

Syaicul Amin, mengatakan pendapatan tahun 2020 ke 2021 mengalami kenaikan sebesar 500 persen.

Pada Rapat Umum Pemegang Saham tahun 2021 yang diselenggarakan akhir Juni ini, pihaknya akan membagikan dividen yang signifikan kepada enam PT. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pemilik sebagian saham. Ke-6 BUMDes berada di Desa Tegaldowo, Kadiwono, Kajar, Pasucen, Timbrangan di Kabupaten Rembang, dan Desa Ngampel di Kabupaten Blora.

Diungkapkannya pembagian keuntungan mengacu komposisi kepemilikan saham dalam perusahaan patungan, yaitu 52% dimiliki oleh Semen Gresik dan 48 persen saham dimiliki oleh PT. BUMDes secara bersama-sama.

‘’Meskipun demikian, keuntungan yang diterima Semen Gresik akan dikembalikan 100% ke masyarakat dalam bentuk program usaha. Dengan demikian, diharapkan akan meningkatkan rasa memiliki (ownership) masyarakat terhadap perusahaan,’’ harapnya.
Syaichul menjelaskan perjalanan anak perusahaan PT. Semen Gresik di tahun ke-2 menjadi momentum untuk lebih mengoptimalkan potensi BUMDes sebagai sociopreneur atau pelaku wirausaha sosial  yang mengintegrasikan bisnis dan peningkatan taraf ekonomi masyarakat.

Pemberdayaan masyarakat menurut Syaichul menjadi fokus operasional perusahaan ini dengan memberikan sebesar-besarnya manfaat bagi masyarakat di wilayah operasional pabrik Rembang. Salah satu bentuk komitmen itu adalah dari 500 karyawan SMOR, 80% di antaranya warga sekitar perusahaan dan Kabupaten Rembang.

‘’Kami berkomitmen memberi nilai sosial dan ekonomi agar mansyarakat merasakan manfaat dengan kehadiran BUMN. Kami juga berharap perusahaan patungan ini bisa memainkan peran strategis mengangkat kesejahteraan masyarakat di area operasional,’’ Ujarnya.

Diakui Syaicul,  SMOR  yang mayoritas bergerak di bidang jasa ketenakerjaan dan jasa lainnya, mengalami banyak tantangan, diantaranya ketatnya persaingan dan pandemi Covid-19.

Kendati demikian, berkat operasional unggul yang dijalankan mencapai progres yang menggembirakan dalam pencapaian nilai kontrak, dividen, dan pelayanan.

Terkait tantangan SMOR ke depan, sambung Syaicul, selain meningkatkan  kualitas pelayanan dan kompetensi SDM, pihaknya menguatkan posisinya menjalankan Creating Shared Value (CSV) dengan membuat usaha baru di BUMDes.

‘’Manajemen Semen Gresik juga mendorong kami  meningkatkan kinerja keuangan dengan melebarkan sayap untuk bisa mengelola dan mendapatkan projects di lingkup eksternal perusahaan guna mengangkat eksistensi SMOR,’’ jelasnya.

Perlu diketahui, PT. SMOR merupakan perusahaan  patungan antara PT. SG dan 6 PT. BUMDes yang menjadi model joint venture BUMN dan BUMDes pertama di Indonesia. Didirikan oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. sebagai komitmen meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar pabrik Rembang.(Dari Rembang Masudi melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…