SALE – Penanganan stunting, perlu dikeroyok bersama oleh semua pihak. Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’, saat pembukaan orientasi Tim Pendamping Kecamatan (TPK), di Pendapa Kecamatan Sale, Hari Selasa (30/8).

Wakil Bupati mengatakan percepatan penurunan stunting merupakan agenda nasional yang melibatkan masyarakat dan personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) / Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

“Percepatan penurunan angka stunting adalah agenda nasional. Agenda nasional yang harus kita sukseskan bersama dan semua pihak musti terlibat. Insya Allah anda TPK nanti juga dibantu oleh anggota TNI/ Polri,” Imbuhnya.

Gus Wabup menjelaskan dengan adanya penanganan stunting harapannya agar sumber daya manusia usia produktifnya di usia 100 tahun kemerdekaan nanti atau di tahun 2045, dalam keadaan sehat dan tidak mengalami stunting.

Sasaran penanganan pencegahan stunting menurut Gus Hanies yaitu calon pengantin, ibu hamil, anak di bawah dua tahun dan bayi di bawah lima tahun.

Sementara itu, Koordinator Balai Keluarga Berencana Kecamatan Sale, Anteng Pujiyati menyebutkan peserta orientasi TPK sebanyak 90 orang terdiri dari kader Keluarga Berencana, kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga dan bidan desa.(Masudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…