Penanganan abrasi secara permanen di wilayah Kabupaten Rembang sudah ada titik terang. Saat ini pembangunan tanggul untuk menahan terjangan ombak sedang didesain oleh pemerintah pusat.

Sekretaris BPBD Rembang, Pramujo, Jumat (4/2) menerangkan, abrasi pantai di beberapa Desa wilayah Kecamatan Sluke dan Kragan akan ditangani oleh pemerintah pusat. Pihaknya sudah telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

Hasilnya, sekarang ini penanganan abrasi masih dalam tahap desain. Sementara untuk model penanganan yang akan dibangun, pihaknya masih belum mengetahuinya.

“Nanti teknisnya berupa break water, bisa sabuk pantai, mereka yang lebih tahu. Penanganan pantai kan bermacam-macam,” kata dia.

Pihaknya mengaku, setiap tahun selalu mengusulkan untuk penanganan abrasi secara permanen. Dari BBWS pemali juana juga sudah turun meninjau lokasi secara langsung.

“Sering saya usulkan itu, setiap tahun. Akhirnya dari BBWS turun untuk survei, itu sudah berkali-kali disurvei. Tahun ini ternyata masih tahap desain,” ujarnya.

Dirinya menyebutkan, titik terparah abrasi terjadi di beberapa desa wilayah Kecamatan Kragan. Meliputi Desa Karangharjo, Desa Kragan, Desa Tegalmulyo, Desa Pandangan Kulon dan Desa Karanglincak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…