Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menerima 379 sertifikat tanah aset daerah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Rembang. Penyerahan secara simbolis dilaksanakan di rumah dinas Bupati Rembang, Kamis (8/21).

Kepala BPN Rembang Muh. Nurdin, menyampaikan tahun 2022 Pemkab Rembang memasukkan 436 berkas bidang tanah ke BPN. Kemudian pada bulan September 2022 lalu, sudah dilaksanakan penyerahan sebanyak 97 sertifikat tanah.

Jika dijumlah, Pemkab Rembang sudah menerima sebanyak 476 sertifikat tanah dari BPN di tahun 2022 ini. Jumlah tersebut masih tersisa kurang lebih 114 sertifikat tanah dari total 590an bidang tanah aset pemkab yang belum memiliki sertifikat.

“Itu pun belum selesai, jadi nanti tahun depan sisanya monggo diajukan saja dan kami sebenarnya untuk Pemkab ada fasilitas PDB nol, jadi itu sebaiknya dipakai saja. Jadi nanti untuk yang ke BPN itu PNBP nol semuanya,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Rembang, Abdul Hafidz menyampaikan target 436 sertifikat tanah yang diberikan kepada BPN tahun ini sudah terpenuhi. Sisanya sekitar 114 sertifikat tanah direncanakan bisa diselesaikan pada tahun 2023.

“2023 insya allah kita selesai, maka saya berharap sisa ini harus segera diproses dari awal agar tidak ada yang tidak terselesaikan. Data yang ada saya minta dari aset segera untuk segera dipenuhi agar proses sertifikasi ini tidak ada kendala yang mengganggu,” terangnya.

Dirinya berharap sisa tanah aset pemkab yang belum memiliki sertifikat bisa selesai di pertengahan tahun 2023. Sesuai dengan instruksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahwa sertifikasi tanah harus tuntas secara menyeluruh.(Dari Rembang Rendy Teguh Wibowo melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…