Warga Desa Sridadi mengeluh akibat hasil panen yang tidak maksimal. Hal itu disebabkan pasokan air yang digunakan untuk mengairi sawah kurang dan warga tidak diizinkan mengakses air rawa di sekitar sawah mereka.

Kepala Desa Sridadi, Kecamatan Rembang, Nasuha turut menyampaikan selain karena curah hujan yang rendah pada masa tanam pertama ini, petani Desa Sridadi mengeluhkan kesulitan mereka dalam mengakses air rawa di sekitar sawah.

Alhasil lahan pertanian banyak yang gagal panen. Warga berharap agar Pemerintah Kabupaten Rembang bisa memberi akses masyarakat untuk mengambil air di embung rawa setro guna kebutuhan pengairan sawah.

Harapan ini bukanlah tanpa alasan, pasalnya warga Sridadi telah diberikan janji oleh perusahaan pabrik sepatu yang berdiri tepat di sebelah timur embung rawa setro.

“Diselatan pabrik ini hari gagal panen disebabkan curah hujan yang kurang dan juga tidak bisanya ambil air di rawa sebagai akses pengairan,” kata dia.

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan bahkan pihaknya telah mengirim surat baik pada pihak perusahaan hingga ke Pemerintah Daerah untuk mengijinkan penggunaan air di embung rawa setro tersebut.

Dirinya menegaskan, hingga dua tahun menanti, pihaknya masih belum mendengar kejelasan soal sumber air di wilayahnya.

Menanggapi hal itu hal itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz mengungkapkan bahwa tidak semua sumber air dari embung diperuntukkan bagi sektor pertanian. Hal itu sesuai dengan ketentuan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS)  Pemali Juana.

Sementara untuk embung rawa setro, BBWS menetapkan disana merupakan seumber air baku. Sehingga tidak diperbolehkan untuk pengairan di area pertanian kecuali sudah mendapatkan ijin.

“Artinya peruntukannya itu buka  untuk pertanian. Justru kalau digunakan untuk pertanian itu dilarang oleh BBWS. Itu kewenangan BBWS dan Pemkab tidak punya wewenang apapun. Jadi kalau ada warga masyarakat mengajukan tetap saya layangkan ke BBWS untuk memohon diijinkan (untuk pengairan sawah),” ujar Bupati Hafidz.

Lebih lanjut Bupati Hafidz menerangkan, berdasarkan data dari BBWS embung dikategorikan beberapa macam. Meliputi embung untuk sumber air baku, embung untuk pertanian dan embung untuk sumber air baku dan pertanian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…