Pemerintah melalui Badan Pusat Statistik (BPS), akan menggelar Long Form Sensus Penduduk 2020 (LF SP2020) lanjutan. Kegiatan yang melibatkan 160 petugas itu akan dimulai pada pertengahan bulan Mei 2022.

Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ mengatakan pihaknya menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh BPS itu. Pasalnya, menjadi waktu yang tepat bagi BPS untuk melanjutkan sensus penduduk, terutama karena pandemi Covid-19 yang mereda.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menyambut baik lanjutan sensus penduduk tahun 2020. Sambutan baik ini akan kita wujudkan dengan memberikan dukungan optimal terhadap pelaksanaan lanjutan sensus penduduk tahun 2020,” Imbuhnya.


Gus Wabup menyambut baik program LF SP2020 karena Data hasil lanjutan Sensus Penduduk ini sudah ditunggu banyak kalangan. Untuk perencanaan, evaluasi, dan pelaksanaan pembangunan. Terutama sekali menyangkut proyeksi penduduk atau parameter demografi. Yang ini penting sekali untuk pembangunan berkelanjutan.

Gus Wabup mendukung setiap upaya BPS dalam mewujudkan data yang handal dan bermutu. Karena bagi Pemkab good data make good decision. Sehingga Data yang valid akan menunjang akselerasi pembangunan di Kabupaten Rembang.

Gus Wabup berharap kepada petugas agar ketika sampai di lapangan, jangan keburu survei. Namun didahului dengan berkoordinasi dan berkomunikasi dengan ketua RT hingga kepala desa.

Begitu pula ketika sudah sampai di titik survei Gus Hanies meminta jangan langsung tanya tentang data namun menjelaskan siapa nama petugas sensus dan mengapa harus ada sensus.

Kepada masyarakat sasaran sensus Gus Wabup meminta agar menyambut baik, kedatangan petugas sensus.

Kepala BPS Kabupaten Rembang, Henri Wagiyanto mengungkapkan pelaksanaan LF SP2020 lanjutan akan dilaksanakan selama 45 hari.

“LF SP2020 dilaksanakan pada tahun 2020, dilanjutkan pada tahun ini, tepatnya pada tanggal 15 Mei sampai 30 Juni 2022. Sebenarnya ini, akan dilaksanakan pada tahun kemarin. Karena pandemi dan cukup tinggi penyebaran kasus Covid-19, sehingga diundur pada bulan ini,” Tambahnya.

Henri menerangkan perlunya digelar LF SP2020 untuk memperoleh parameter demografi seperti angka kelahiran, angka kematian dan migrasi. Selain itu untuk memperoleh informasi SDGs dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional bidang kependudukan.(Dari Rembang Masudi melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…