Bupati Rembang memberikan sambutan saat jamaah haji asal Kabupaten Rembang tiba di Debarkasi Solo

REMBANG – Bupati Rembang H Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Rembang H Mochamad Hanies Cholil Barro’ menyambut langsung kedatangan jemaah haji asal Kabupaten Rembang yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter 9).

Rombongan pejabat Kabupaten Rembang bertolak ke Debarkasi Solo Kamis siang sekitar pukul 12.00 waktu setempat.

322 Jemaah Haji yang tergabung dalam Kloter 9 dan 10 asal Rembang mendarat di Bandara Adi Sumarmo Boyolali secara beriringan. Kloter 9 mendarat pada Kamis malam, sedangkan kloter 10 mendarat pada Jum’at pagi.

Bagian Humas Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Shofatus Shodiqoh menyebut jamaah haji yang tergabung dalam kloter 9 sembilan 274 orang.

Setelah menempuh perjalanan melalui jalur selatan jamaah haji tiba di Pendapa Kompleks Museum Kartini Rembang sekitar pukul 01.00 waktu setempat.

“Sebanyak 322 jamaah haji yang tergabung dalam kloter 9 dan 10 dijadwalkan tiba di tanah itu hari ini hari Kamis dan Jum’at tanggal 21 dan 22 Juli. Rinciannya kloter 9 terdiri atas 274 jamaah haji yang dijadwalkan akan tiba di Rembang hari Kamis pukul 24.34 waktu setempat,” kata wanita yang biasa dipanggil Iqoh itu.

Lebih lanjut ia menyebut, untuk kloter 10 hanya terdiri 48 jamaah haji. Diperkirakan tiba di Rembang sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Jamaah akan disambut oleh keluarga masing – masing.

“Kloter 10 terdiri dari 48 jamaah haji yang diperkirakan tiba di Debarkasi Solo pada pagi hari, dan sampai di Rembang sekitar pukul 14.00 WIB. Adapun penyambutan jamaah haji asal Rembang akan digelar di Pendapa Kompleks Museum Kartini Rembang,” tambahnya.

Sementara itu Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam penyelenggaraan haji tahun ini pihak keluarga jamaah dapat menjemput di Rembang karena jumlah jamaah hajinya tidak seperti tahun sebelumnya.

“Bupati bersama Wakil Bupati menjemput langsung di asrama haji Donohudan Solo. Setelah sampai di Pendopo Museum RA Kartini keluarga bisa langsung menjemput. Tidak seperti tahun tahun sebelumnya sebelum pandemi jamaah hajinya banyak maka diantar menggunakan bus sampai tingkat kecamatan. Tahun ini karena jamaahnya sedikit maka keluarga bisa menjemput di Pendopo Museum RA Kartini,” beber Bupati.

Bupati menyampaikan sesuai dengan ketentuan aturan secara otomatis jamaah haji akan menjadi anggota Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Rembang. Sehingga setelah pulang dari berhaji mereka diminta untuk aktif mengikuti kegiatan IPHI. (Asmui)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Jumlah Desa Butuh Bantuan Air Bersih Bertambah

REMBANG – Pergantian musim datang semakin tak menentu. Kadang musim kemarau berjalan…

Laga Perdana PSIR Raih Kemenangan 4-0

REMBANG – Laga Perdana Persatuan Sepakbola Indonesia Rembang (PSIR) Rembang melawan Persatuan…

Seratusan Penghafal Al-Qur’an Gelar Do’a untuk Rembang

REMBANG – Seratusan penghafal Al Qur’an, Sabtu (24/9), menggelar do’a bersama untuk…

Petani tambak Kaliori, mulai panen garam

KALIORI – Petani tambak di Kecamatan Kaliori, mulai panen garam. Hal itu…