GUNEM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, hari Senin (5/9), mengunjungi korban kebakaran di Desa Gunem, Kecamatan Gunem. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ itu didampingi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama ( NU ) Gunem, Ismangun, perwakilan BPBD, Kesra Setda Rembang, Camat beserta Forkompincam Kecamatan Gunem.

Gus Hanies mengatakan kedatangannya ke korban kebakaran untuk memberikan santunan dan menghibur para korban kebakaran.

Harapannya dapat meringankan beban warganya yang terkena musibah. Sejumlah bantuan yang diberikan seperti sembako , semen, uang tunai.

“Ada 300 sak semen dari Semen Gresik untuk 2 kepala keluarga, ada uang tunai juga,sembako. Dari Baznas dan bagian kesra ini juga masih proses,” ujarnya.

Wakil Bupati menerangkan dari Bagian Kesra Setda Rembang rencananya akan memberikan bantuan uang tunai senilai Rp.17 juta. Dengan rincian Marsam mendapat Rp. 10 juta karena kerusakan rumah yang lebih besar, sedangkan Kaspari adik dari Marsam sebesar Rp. 7 juta, namun saat ini masih dalam proses penyelesaian administrasinya.

Terkait bantuan tenaga pembangunan kembali rumah Marsam dan Kaspari, Gus Wabup menuturkan rekan – rekan relawan juga sudah siap.

Lebih lanjut Gus Hanies menyampaikan kebakaran yang diduga disebabkan dari konsleting listrik itu juga bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat. Agar sebelum pergi meninggalkan rumah untuk mengecek atau melepaskan stop kontak terlebih dahulu.

“Dicek lagi instalasi listrik di dalam rumah. Menggunakan stop kontak itu sewajarnya, jangan sampai satu stop kontak untuk banyak colokan (steker) itu berbahaya, apalagi saat ini puncak kemarau yang bisa memicu kebakaran lebih cepat dan besar,” ungkapnya.

Sementara itu Marsam mewakili keluarga menyampaikan terimakasih atas kehadiran dan bantuan dari Pemkab dan pihak yang mendampinginya. Harapannya dengan adanya santunan itu, bantuan yang ada bisa diwujudkan dalam bentuk rumah yang diperkirakan akan dimulai pada hari Kamis (8/9).

“Nak karepe kula. Nuwun sewu nggih. Mburu cepet ngamanake barang-barang, perkiraan kula dinten Kemis.

Sebelumnya, 2 rumah warga Dusun Timbulrejo, Desa Gunem terbakar, pada Sabtu (3/9) sekira pukul 09.30 WIB. Dua rumah tersebut merupakan milik Kaspari (55) dan Achmad Sumarsam (57).(Masudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Bulu Tangkis, awali Pekan Madaris Madrasah diniyah seKaliori dan Batangan

  KALIORI – Majelis Wakil Cabang (MWC) Rabithah Ma’ahid al Islamiyah (RMI)…

Jenazah Bocah 12 Tahun yang Tenggelam di Sarang Ditemukan

SARANG – Jenazah Jauhari Ghoni (12), santri Ponpes Al-Anwar 2 Sarang, asal…

Ribuan Orang Ikuti Senam Zumba Kenakan Batik Lasem

REMBANG – Melakukan gerakan tarian zumba bukanlah urusan teknik gerakan, tetapi dilakukan…

Main di Pantai Bocah 12 Tahun diduga Terseret Ombak

Basarnas bersama relawan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang melakukan…