Pemerintah Kabupaten Rembang, pada tahun 2022 ini, akan merelokasi Pasar Hewan di Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan. Pasalnya, Pasar yang berlokasi di Jalur Lasem Jatirogo itu sering menimbulkan kemacetan.
Wakil Bupati Rembang, Mochammad Hanies Cholil Barro’ mengatakan dengan dipindahnya Pasar Hewan Pamotan, pemerintah ikut memperhatikan kesejahteraan dan kesehatan hewan.
Wakil Bupati yang biasa disapa Gus Hanies itu menerangkan untuk pengelolaan Pasar Hewan Pamotan tersebut diserahkan ke Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil selaku pengelola pasar dan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang selaku pengelola hewan.
Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto mengungkapkan relokasi pasar hewan menjadi kewenangan dinas teknis yang membidangi Pasar, namun pihaknya mengusulkan ke depan ada pengelolaan bersama antara Dindagkop dan UKM dengan Dintanpan.
Agus Iwan Haswanto mencontohkan kesejahteraan hewan diantaranya pasar hewan harus dilengkapi atap untuk berteduh hewan, tempat makan dan minum hewan, lantai pasar berupa cor beton, alat timbang hewan, disertai tempat khusus untuk pemeriksaan hewan baik kesehatan atau status reproduksi bagi hewan betina untuk menghindari hewan bunting yang dijagal.(Dari Rembang Masudi melaporkan)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…