Pemkab akan perjuangkan nasib tenaga kebersihan

REMBANG – Pemerintah Kabupaten Rembang, memberikan  perhatian khusus kepada para tenaga kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Wujud kepedulian itu akan berusaha memperjuangkan nasib mereka agar bisa diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengatakan persyaratannya masa pengabdian dan umur memenuhi persyaratan sesuai ketentuan kementerian.

”(Pengangkatan) Ini untuk mengapresiasi mereka, karena memang setiap hari berjibaku dengan kotoran- kotoran. Itu sangat rentan dengan kesehatan,” imbuhnya.

Bupati menambahkan upaya mengusulkan para petugas kebersihan menjadi PPPK merupakan bagian dari kepedulian pemerintah atas kinerja mereka. 
Sehingga yang statusnya masih mengabdi atau Tenaga Harian Lepas (THL) bisa bisa berubah lebih terjamin. Pasalnya, mereka mengabdi sudah ada yang 10 tahun. Tamat SD atau SMP atau SMA.

Hafidz menerangkan secara keseluruhan jumlah total pihaknya saat ini akan mengajukan 3.011 THL yang diproses menjadi calon PPPK.

Kepala DLH Kabupaten Rembang, Ika Himawan Afandi menyebutkan total ada 105 petugas kebersihan. Namun ada yang tidak masuk kategori. Karena masa pengabdiannya kurang dan usianya kelebihan.

“Kita usaha maksimal untuk mengakomodir mereka ke PPPK. Tugas mereka cukup berat, kita belum bangun mereka sudah kerja. 

Ika Himawan menyampaikan beratnya pekerjaan mereka biasanya saat membersihkan bekas saos dan kecap bekas lapak pedagang.

Salah satu petugas kebersihan yang bertugas di Kecamatan Kragan, Sungep mengaku sudah puluhan tahun mengabdi. 

“Sudah lama. Saya masih kontrak, sejak 2001 mulai dinas kerja,” bebernya.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Bupati Rembang atas perhatian yang diberikan kepada para petugas kebersihan.(Masudi/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *