Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang mencatat pasangan pengantin yang melangsungkan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) masih sedikit. Hal tersebut lantaran masyarakat setempat masih suka mendatangkan penghulu ke rumah dari pada menikah secara gratis di KUA.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang Ali Muchyidin mengatakan, tahun 2021 tercatat 4.792  peristiwa pernikahan.

Dengan rincian  516 akad di KUA dan 4.276 akad nikah di luar KUA. Dengan data tersebut dapat disimpulkan jika tradisi warga Rembang untuk melangsungkan akad nikah di luar KUA.

“Hal ini menunjukkan permintaan akad nikah bedol di Rembang masih tinggi kendati dalam masa pandemi,” kata Ali.

Dimasa pandemi untuk melakukan akad nikah di luar KUA, pernikahan dilakukan sesuai protokol kesehatan ketat. Peristiwa nikah yang paling banyak terjadi pada bulan November – Desember 2021. (Asmui)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…