Pelaku Pencurian Spesialis Kotak Amal Diringkus Polisi

REMBANG – Petualangan RK (39) dalam melakukan pencurian kotak amal berakhir setelah kepergok warga saat beraksi di Mushola Desa Pedak, Kecamatan Sulang, baru-baru ini. Laki-laki asal Desa Trahan, Kecamatan Sluke, itu kini diamankan di Kepolisian Resort (Polres) Rembang.

Kasat Reskrim Polres Rembang, AKP. Heri Dwi Utomo, Jumat (15/12) menyampaikan, berdasarkan keterangan pelaku, aksi pencurian kotak amal sudah dilakukan sebanyak 3 kali. Bahkan dia juga merupakan residivis dari Banyuwangi dengan kasus serupa.

“Setelah kita kembangkan ternyata ada 3 kejadian di wilayah Rembang. Kemudian di Banyuwangi ternyata dia residivis atas nama RK ini,” jelasnya.

Dari 3 aksi pencurian yang dilakukan, tersangka mendapat uang total Rp 899 ribu. Dengan rincian, di Tempat Kejadian Perkara (TKP) 1 mendapat uang Rp. 100, TKP 2 mendapat Rp 320 ribu, dan TKP terakhir di Mushola Desa Pedak mendapat Rp 479 ribu.

“Sebenarnya hasilnya (curian) cuma sedikit, dari alasan dia digunakan untuk ngopi,” ucapnya.

Sementara itu, RK mengungkapkan ketika beraksi mengambil uang dalam kotak amal ia tidak menggunakan alat khusus. Melainkan hanya menggunakan gagang sulak atau kemoceng kemudian digunakannya untuk merusak gembok kotak amal.

“Caranya ambil dicongkel gemboknya. Di situ (Mushola Desa Pedak) sepi, jadi aman,” ucapnya.

Ia mengakui jika uang hasil menjarah kotak amal selalu digunakan untuk ngopi. RK yang berprofesi sebagai kuli bangunan terpaksa mencuri karena pada saat itu dirinya sedang tidak ada pekerjaan atau menganggur.(Rendy/Msd/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *