REMBANG – Polisi berhasil menangkap terduga pelaku pembobolan rumah di Kabupaten Rembang, ternyata juga melakukan tindak kejahatan di sejumlah daerah. Bahkan menggondol 100 buku nikah di sebuah Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Wonosobo.

Tersangka berinisial ZA warga Desa Karangasem Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang. Ia digerebek di kamar kostnya di Tembalang, Kota Semarang.

Hal tersebut diungkap oleh Satreskrim Polres Rembang berikut dengan sejumlah bukti yang berhasil diamankan dari tangan tersangka yang berusia 35 tahun itu.

Wakapolres Rembang, Kompol Teguh Budi Prasetiyo menjelaskan tersangka selama bulan suci Ramadhan lalu sangat meresahkan masyarakat, karena di wilayahnya berhasil membobol 5 rumah.

Masing-masing di Desa Gegersimo Kecamatan Pamotan, Desa Karanglincak Kecamatan Kragan, Desa Sluke Kecamatan Sluke, Desa Narukan Kecamatan Kragan dan Desa Tireman Rembang.

Modusnya, tersangka keliling naik sepeda motor, memanfaatkan kelengahan penghuni rumah menjalankan sholat tarawih atau pergi mudik.

Ketika membobol rumah, tersangka beraksi seorang diri. Rata-rata dengan cara mencongkel jendela.

“Ketika tersangka tahu rumah itu kosong ditinggal penghuninya, kemudian masuk mencuri barang-barang berharga, “ kata Wakapolres.

Sedangkan di luar Kabupaten Rembang, tersangka beraksi di Wonosobo, Kendal, Jepara, Pati dan Tuban. Di Wonosobo, ZA membobol kantor KUA dan membawa kabur 100 buah buku nikah yang masih baru.

Kasat Reskrim Polres Rembang, AKP Heri Dwi Utomo memperinci barang bukti yang diamankan sangat banyak. Mulai dari HP, laptop, perhiasan emas, uang tunai, buku nikah, kemudian sarana sepeda motor, serta kayu maupun besi untuk mencongkel jendela.

Sebagian barang-barang curian sudah dijual kepada orang lain, tapi berhasil diamankan pihak kepolisian.

“Yang TKP Kendal, Jepara, masing-masing ada 2 laptop. Tersangka sudah 2 bulan kita selidiki, ia juga residivis, makanya pindah-pindah. Akhirnya kita tangkap di Tembalang, Semarang, “ kata AKP Heri. (Asmui)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Tahun 2023 Ini Program Transmigrasi Masih Terbuka

Program pemerataan penduduk transmigrasi masih membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menjadi…

SMK dan Ponpes Arrohmaniyah milik Bupati Rembang, dilaunching

  Di Desa Pamotan, Kecamatan Pamotan, kini telah berdiri Sekolah Boarding School…

Gelombang Tinggi, Nelayan Pulang Dengan Tangan Hampa

REMBANG – Tingginya gelombang laut di pesisir utara Kabupaten Rembang membuat nelayan…

Pemkab siapkan perda SMP SMA bisa baca Quran

  PAMOTAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, saat ini, telah menyiapkan Rancangan…