SULANG – Kecelakaan yang menewaskan seorang perempuan asal Kabupaten Blora terjadi Senin malam (4/7) sekitar pukul 17.30 waktu setempat.

Korban bernama Endang Cita Sari warga RT 1 RW 1 Desa Rowobungkul, Kecamatan Ngawen, Blora meninggal dunia dalam kecelakaan yang berlokasi di jalan Rembang – Blora sekitar GOR Besi Rembang.

Ada tiga kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan yang menghilangkan nyawa perempuan 21 tahun yang bekerja di pabrik sepatu Rembang ini.

Berdasarkan keterangan dari Kasat Lantas Polres Rembang melalui Kanit Laka Ipda. Yeni Dwi Sukmawati, korban mengendarai sepeda motor Scoopy dengan nomor polisi K 2279 BE. Kendaraan lain yang terlibat ialah motor Megapro bernopol AD 6497 SU yang dikendarai Sutarman, warga Kelurahan Leteh Rembang. Selain itu masih ada satu kendaraan lain yang masih dalam pencarian.

“Kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda motornya melaju dari arah utara (Rembang). Ada dugaan korban pulang dari bekerja. Saat sampai di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului dari sisi kanan sebuah kendaraan yang belum diketahui identitasnya itu. Bersamaan korban mendahului itu melaju Honda Megapro,” jelasnya.

Jarak sudah terlalu dekat tabrakan pun tak terhindarkan.

Nahas, perempuan pengendara Honda Scoopy jatuh ke sisi kiri.

Akibatnya ia pun tertabrak oleh kendaraan dan meninggal di lokasi akibat luka parah yang dideritanya.

Kasus ini masih dalam penyelidikan Satlantas Polres Rembang. Sedangkan kendaraan misterius itu melarikan diri ke arah selatan (Blora).

Kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan oleh petugas.(Asmui)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…