LASEM – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Rembang, AKBP. Suryadi, mengharapkan kepada masyarakat supaya hati-hati dan waspada supaya tidak menjadi calon korban kejahatan. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan di Desa Selopuro, Kecamatan Lasem, baru-baru ini.

Kapolres Rembang mengatakan peelunya kewaspadaan terhadap kejahatan karena dalam teori kejahatan yang baru karena bertemunya 3 faktor. Berbeda dengan teori kejahatan yang lama karena 2 faktor.

“Dalam teori yang lama, terjadinya kejahatan karena bertemunya 2 faktor antara niat dan perbuatan,” bebernya.

Ia menerangkan dalam teori kriminalitas modern terjadinya kejahatan atas 3 faktor yaitu adanya calon korban yang memberikan kesempatan, adanya calon pelaku yang mempunyai niat dan ketiadaan penjaga.

Suryadi menjelaskan ketiadaan penjaga bukan ketiadaan polisi. Karena penjaga adalah diri kita di manapun berada.

“Ketika kita di rumah, kita menjaga barang milik kita. Ketika kita bekerja juga menjaga barang yang kita buat untuk bekerja,” bebernya. 

Melalui program polisi ngaji polisi nyantri menurut Suryadi dapat memutus mata rantai kejahatan yaitu calon pelaku yang mempunyai niat. Harapannya bisa menimalisir niat kejahatan, baik yang timbul dari jajarannya maupun masyarakat.(Masudi/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Lantik 14 Bunda Literasi Untuk Tingkatkan Budaya Literasi

REMBANG – Perkembangan teknologi digitalisasi yang semakin pesat membuat budaya membaca buku…

Penghapusan Tenaga Honorer Ditunda Akhir 2024

REMBANG – Angin segar menghinggapi keberadaan tenaga honorer di lingkup Pemerintah Kabupaten…

UPK ikut bantu kekeringan di Kecamatan Sumber

SUMBER – Krisis kekurangan air bersih akibat el nino di beberapa desa,…

Beredar Vidio Wajah Perempuan di Kragan Bersimbah Darah

KRAGAN Seorang perempuan di wilayah Kecamatan Kragan menjadi korban penganiayaan yang diduga…