Keberadaan identitas kependudukan digital (KTP digital) tentu memberikan banyak manfaat bagi masyarakat pengguna smartphone di era digitalisasi seperti ini. Dibalik sejumlah manfaatnya, ternyata KTP digital masih belum bisa dimanfaatkan untuk semua lembaga.

Kepala Dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Dindukcapil) Rembang, Suparmin Jumat (21/10) menyampaikan ada beberapa lembaga yang belum bisa menerima pemanfaatan data identitas kependudukan digital. Artinya masyarakat masih harus menggunakan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) atau surat keterangan (suket) sebagai pengganti e-KTP.

Disebutkannya, beberapa lembaga tersebut seperti layanan perbankan dan BPJS. Padahal di era modernisasi yang serba digital seperti ini identitas kependudukan digital dirasanya jauh lebih simple dan praktis ketimbang harus membawa KTP atau suket.

“Contohnya kemarin saya rapat dengan BPJS, BPJS belum bisa menerima. Perbankan juga belum bisa dipakai, kan percuma saya memproduksi banyak-banyak tapi gak bisa dimanfaatkan. Kalau untuk orang sakit cukup pakai NIK, tapi kalau untuk perbankan dan BPJS itu belum bisa,” terangnya.

Menurutnya hal tersebut sangat dilematis, sebab di sisi lain stok blangko e-KTP terbatas dan di lain sisi kemanfaatan KTP digital belum bisa digunakan untuk semua lembaga. Kendati demikian dirinya masih tetap membuka registrasi identitas kependudukan secara digital.

“Blangko ini kan terbatas, sehingga kita harusnya menggenjot (KTP) digital kan. Tapi (KTP) digital belum bisa dimanfaatkan semua lembaga. Nanti kalau bisa dipakai (akses seluruh layanan) harapannya ya anak-anak milenial dan ASN lebih baik ke digital,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, layanan registrasi identitas kependudukan secara digital merupakan terobosan dari Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri).

Dengan beberapa keunggulan diantaranya mempermudah verifikasi diri tanpa harus membawa KTP fisik, mempermudah pengaksesan pelayanan publik dan mempermudah mengakses data anggota keluarga.(Dari Rembang Rendy Teguh Wibowo melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…