REMBANG – Penataan Lasem Kota Pusaka sudah hampir beres. Direncanakan, pada 18 September nanti pembangunan kawasan kota pusaka sudah bisa diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Rembang.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Infrastruktur Kewilayahan, Perekonomian dan Sumber Daya Alam Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Rembang, Ali Sahid, kepada wartawan, hari Jum’at (2/9).

Ali Sahid mengatakan sebelum dilaksanakan penyerahan kawasan kota pusaka Lasem, akan ada pengembalian para pedagang yang menempati kawasan Alun-alun Kota Lasem, dikembalikan menempati Pasar Kreatif oleh Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Rembang.

“Dalam jangka waktu dekat serah terima Pasar Kreatif, teman-teman dari Dindagkop UKM, sudah menyiapkan itu,” Imbuhnya.

Ali Sahid mengungkapkan sehingga ketika diresmikan oleh pemerintah pusat, Pasar Kreatif sudah ditempati oleh pedagang dan operasional pasar sudah berjalan.

Ali Sahid menerangkan serah terima Kota Pusaka pada tanggal 18 September nanti akan diserahkan aset keseluruhan Kota Pusaka Lasem dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Kabupaten Rembang berupa Pasar Kreatif dan kepada Yayasan Masjid Jami’ Lasem berupa kawasan Masjid Jami’ Lasem.

“Entitas penerima kota Pusaka nanti ke Pemkab dan Yayasan Masjid Lasem,” Bebernya.

Ali Sahid menyebutkan Kota Pusaka Lasem nantinya akan dikelola oleh Badan Pengelola Kawasan Pusaka Lasem yang akan bertanggungjawab langsung kepada Bupati Rembang. Anggota pengelolanya merupakan gabungan antara pemerintah, swasta dan masyarakat. Saat ini, regulasinya masih digodog oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang.(Masudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…