Kendaraan berat pengangkut bahan tambang galian C yang berasal dari Kecamatan Sale yang hendak menuju jalur pantura, diharuskan melewati jalur Sedan ke arah desa Pandanganwetan, Kecamatan Kragan. Karena jalur tersebut telah dicor beton.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengatakan kendaraan pengangkut bahan tambang dilarang melewati jalur antara Sedan ke Kragan.

Bupati mengungkapkan dilarangnya kendaraan tambang melewati jalur Sedan Kragan agar jalan yang ada tidak cepat hancur dan membuat kenyamanan bagi masyarakat.

Bupati menjelaskan Pemerintah Kabupaten Rembang terus berupaya menata sarana transportasi berupa infrastruktur jalan dengan pelebaran jalan lingkar Waru sampai Tireman sudah, Jalur Sulang ke Gunem, Waru Rembang ke Tlogotunggal, Sedan ke Sarang.

Di tahun 2022 ini menurut Bupati pihaknya fokus melanjutkan pelebaran jalur Kaliori Sumber Sulang berada di ruas Wiroto sampai Sekararum.(Masudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…