REMBANG – Jamaah haji yang meninggal saat menjalankan ibadah di Mekah dipastikan mendapat asuransi kematian. Namun hingga saat ini proses pencairan asuransi masih dalam tahap pengusulan.

Untuk diketahui, ada 3 jamaah haji asal Rembang yang meninggal dunia. Masing-masing Hj. Juriyati Samsuri Sumarto yang merupakan salah satu jemaah haji kloter 91 SOC yang wafat di  RS An-Nur Makkah pada Selasa, 11 Juli 2023 pukul 10.00 WAS (Waktu Arab Saudi). 

Kemudian, Sulasih Mustadjab Saliman Binti Mustadjab. Sulasih menghembuskan nafas terakhir saat dirawat di RSAS An-Nur, Makkah pada Kamis, 6 Juli 2023 pukul 12.00 WAS. Almarhumah berasal dari dari Desa Trembes, Kecamatan Gunem. 

Terakhir, Warsiti Warsiman Basinan, salah satu jemaah haji kloter 91 yang meninggal di RS Mina pada Jumat, 30 Juni 2023 pukul 00.00 WAS. Warsiti adalah warga Desa Temperak, Kecamatan Sarang.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rembang, M. Kafit menyampaikan di Rembang terdapat tiga orang jamaah haji yang meninggal dunia. Selain itu, masih ada satu orang jamaah yang sakit dan dirawat di rumah sakit Jeddah, Arab Saudi.

Saat ini Kantor Kemenag Rembang sedang melakukan proses pengajuan. Terkait jamaah yang meninggal dunia, nantinya juga akan mendapatkan asuransi.

“Asuransi haji, kami baru mengajukan untuk jamaah haji kabupaten Rembang yang meninggal. Kami sudah proses pengajuannya, kami menunggu info dari pusat,” ujarnya.

Kafit menjelaskan, biasanya, asuransi bisa diterima sekitar tiga bulan setelah jamaah haji meninggal. Disinggung soal nominal asuransi, Kafit menyebutkan, sekitar Rp 50 juta.

“Kalau nominalnya biasanya sesuai dengan biaya haji. Itu yang untuk asuransi, ya sekitar itu (Rp 50 jutaan). Biasanya sampai tiga bulan baru bisa menerima dari ahli warisnya,” tandasnya.

Sementara untuk jamaah haji yang sakit tidak mendapatkan asuransi. Namun mendapat pengobatan gratis.(Rendy/Msd/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…