Kejaksaan Negeri Kabupaten Rembang mencanangkan zona pembangunan integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani WBK-WBBM 2022. Komitmen bersama ini ditandai dengan penandatanganan fakta integritas di halaman Kantor Kejari Rembang, Senin (7/3).

Kepala Kejari Kabupaten Rembang, Syahrul Juaksha Subuki menyampaikan pencanangan zona integrasi dapat dijadikan momentum untuk koreksi. Utamanya yang menyangkut kerja dan fungsi pokok Kejari seperti pelayanan kepada masyarakat, utamanya pihak pencari keadilan.

Syahrul menyebutkan, untuk mewujudkan zona integritas dibutuhkan 3 hal dengan pendekatan 6 metode dan 2 tujuan. 3 hal tersebut meliputi merubah cara berpikir, merubah pola perilaku dan merubah budaya kerja.

Kalau dulu kita bekerja dengan sistem yang berbelit-belit, mungkin kita rubah dengan pendekatan teknologi informasi yang lebih canggih. Kita rubah waktunya lebih praktis, prosesnya lebih cepat. Jadi masyarakat khususnya pencari keadilan itu bisa terlayani dengan baik, cepat dan tepat,” kata dia.

Sedangkan untuk pendekatan 6 metode, lanjut dia, meliputi managemen perubahan, penguatan ketatalaksanaan, penataan managemen sistem pengembangan sumberdaya manusia, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Labih lanjut Syahrul menerangkan, ke 6 pendekatan tersebut wajib dilakukan untuk mencapai 2 tujuan. Yaitu untuk pencegahan tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme serta peningkatan pelayanan publik.

Sama sekali tidak ada perilaku menyimpang khususnya korupsi, kolusi, dan nepotisme. Jadi hilangkan anasir-anasir terkait KKN dalam memberikan pelayanan sesuai tugas fungsi pokok kita. Kemudian tujuan yang dicapai adalah kepuasan masyarakat dari upaya kita untuk mengoptimalkan kualitas pelayanan publik,” terangnya.

Dalam pencanangan zona intergritas tersebut, Kajari Rembang juga menambah beberapa fasilitas layanan masyarakat dengan teknologi informasi yang lebih canggih. Diantarannya aplikasi Bang Jaksa go Publik (Bang Jago), elektronik library adhyaksa Rembang (E-Lasem), dan Aplikasi Jaksa Sahabat Nelayan (Jas Nelayan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…