REMBANG – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah, Bank Rembang (Perseroda) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) salurkan santunan senilai Rp. 54 juta. Kegiatan yang digelar di kantor Bank setempat itu diberi label pentasyarufan zakat, infaq dan shodaqoh.

Ketua Dewan Komisaris, Akhsanudin mengatakan santunan diberikan kepada 125 orang. Dimana per paketnya berisi uang Rp. 250 ribu dan paket sembako berisi beras 5 kilogram, minyak goreng, gula pasir, kecap, kerupuk, kue lebaran dan sirup.

“Diserahkan kepada penerima yang profesinya pedagang kecil, pembantu rumah tangga, pekerja serabutan, tukang becak, buruh, marbot masjid, satpam hingga orang sebatang kara tanpa pekerjaan tetap,” imbuhnya.

Pensiunan mantan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Rembang itu menyebutkan kegiatan santunan telah dilakukan sudah berjalan selama 11 tahun, sejak institusi itu bernama Perusahaan Daerah (PD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Pasar Rembang.

Ketua BAZNas Kabupaten Rembang, Mohammad Ali Anshory menerangkan berdasarkan catatan data di BAZNas, menjadi salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam pembayaran zakatnya sebanyak 2,5 persen telah mencapai 100 persen.

“Belum banyak pembayaran 2,5% mencapai 100%. BUMD yang sudah 100% salah satunya Bank Rembang. OPD yang sudah 100% Kemenag beserta jajarannya.

Mantan Kepala Tata Usaha Kementerian Agama (Kemenag) Rembang itu menyampaikan kemungkinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain akan menyusul untuk pembayaran zakat 100 persen. Mengingat Bupati Rembang, Abdul Hafidz, pada akhir 2022 telah menerbitkan surat edaran kepada OPD supaya bisa menunaikan rukun Islam ke-3 secara maksimal.

Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro’ mengapresiasi dilaksanakannya pentasyarufan santunan oleh Bank Pasar dan BAZNas.

“Kami cukup bersyukur dan mengapresiasi untuk Bank Pasar dan BAZNas yang telah menjalin kerja sama yang terus menerus terjalin terutama dalam kebaikan. Semoga bisa terus berlangsung,” harapnya.

Khusus BAZNas menurut Gus Hanies mengaku sangat terbantu. Pasalnya, menjadi senjata untuk memberikan bantuan yang sifatnya mendesak seperti korban kebakaran. Karena, jika mengandalkan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah perlu proses panjang.(Masudi/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…