REMBANG – Jelang Idul Adha / hari raya qurban di saat wabah Penyakit Mulut dan Kaki (PMK), membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang, menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) penyembelihan hewan ternak. Pasalnya, PMK mempengaruhi ketersediaan sapi.

Kepala Dinas Pertanian Pangan Rembang Agus Iwan mengakui, menjelang Idul Adha ini, Dintanpan sedang menghitung jumlah kebutuhan berdasarkan data tahun sebelumnya, dibandingkan dengan potensi ketersediaan stok. berdasarkan data tahun lalu, kebutuhan sapi saat Idul Adha di Rembang sekitar 500 sampai 600 ekor. Sementara untuk kambing, berada di angka 3.000 sampai 3.500 ekor.

”Idul Adha memang sedikit mengkhawatirkan kami. Terkait dengan ketersediaan sapi untuk memenuhi kuota Idul Adha. Harapan kami cukup,” ujarnya.

Agus Iwan menuturkan, sudah ada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang membolehkan sapi bergejala ringan sah sebagai hewan kurban. Pasalnya, melihat perkembangan PMK, akan ada kemungkinan terjadi. Yang awalnya membeli sapi sehat, jelang Idul Adha mulai timbul gejala PMK.

”Fatwa MUI, selama bergejala ringan tidak menimbulkan pincang dan sebagainya tetap sah,” ujarnya.

Sementara itu Humas Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rembang, Shofatus Shodiqoh menerangkan untuk memberikan rasa aman kepada umat Islam dalam penyelenggaraan salat Hari Raya Idul Adha selama pemberlakuan pembatasan Kegiatan masyarakat pada masa pandemi Covid-19 dan di tengah wabah PMK pada hewan ternak, Kemenag Pusat telah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Agama nomor 10 tahun 2022.

“Surat edaran itu untuk panduan masyarakat dalam menyelenggarakan salat Hari Raya Idul Fitri dengan memperhatikan protokol kesehatan dan melaksanakan ibadah kurban dengan memperhatikan kesehatan hewan kurban sebagai upaya menjaga kesehatan masyarakat,” Ujarnya.

Iqoh demikian biasa disapa menyebutkan salah satu himbauan dari surat edaran tersebut agar umat Islam dalam membeli hewan kurban yang sehat dan tidak cacat sesuai dengan kriteria serta menjaganya agar tetap dalam keadaan sehat hingga hari penyembelihan.

Kriteria hewan qurban menurut Iqoh untuk sapi / kerbau minimal berumur 2 tahun dan kambing minimal 1 tahun. Selin itu kondisi hewan dalam keadaan sehat dengan tidak menunjukkan gejala klinis PMK, tidak mengeluarkan air liur/ lendir berlebihan dan tidak memiliki cacat seperti buta, pincang, patah tanduk, putus ekor, atau mengalami kerusakan daun telinga yang disebabkan untuk pemberian identitas.(Masudi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…