Jangan jadi Tugu Adipura kambing hitam kecelakaan

REMBANG – Bupati Rembang, Abdul Hafidz meminta jangan sampai keberadaan Tugu Adipura dijadikan batu sandungan atau kuda hitam menjadi penyebab kecelakaan. Hal itu disampaikannya, kepada wartawan, baru-baru ini.

Bupati Rembang mengatakan keberadaan Tugu Adipura tidak mengganggu pemakai jalan yang melewati jalur pantura di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

“Kan nggak mengganggu. Hanya karena sopir mengantuk. Kalau selebar apapun, kalau mengantuk terjadi kecelakaan,” bebernya.

Ia mengungkapkan keberadaan Tugu Adipura yang berada di tengah jalan itu masih ideal.

Terkait, pagar Kantor Bupati yang ambrol menurut Hafidz akan segera diperbaiki.

“Nanti kita fasilitasi. Kita perbaiki. Kemarin sudah meminta kepada Pak Kapolres, ada kontribusi untuk menambah pembangunannya,” ujarnya.

Sebelumnya, diberitakan akibat sopir mengantuk, pada Senin (11/12) jam 2.30 dinihari, menabrak pagar di depan Kantor Bupati beserta baliho dan CCTV di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kepala Kepolisian Resort Rembang melalui Kepala Satuan Lalu Lintas, AKP. Sugito menjelaskan kronologi kejadian berawal dari pengemudi truk tronton pengangkut ban kendaraan berat bernomor B 9203 JW yang dikemudikan Budi Setiawan (43 tahun) berangkat dari Jakarta menuju Surabaya. Setelah sampai di TKP, menabrak Tugu Adipura sehingga oleng ke kiri. Sehingga menabrak pagar kantor Bupati.(Masudi/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *