Naiknya bahan baku kacang kedelai belakangan ini berimbas pada produksi tahu. Para pedagang di pasaran mau tidak mau harus menaikan harga tahu yang dijual agar memperoleh keuntungan.

Pedagang tahu dan tempe di pasar kota Rembang, Asih mengatakan saat ini dirinya menaikan harga tahu yang sebelumnya Rp. 8 ribu satu kantong plastik isi 10 potong menjadi Rp. 9 ribu. Meski hanya naik Rp. 1 ribu, bagi pedagang di pasar itu sudah cukup menyulitkan untuk menjualnya.

“Mundak seribu rupiah seperti ini aja jualannya sudah sangat susah. Untungnya juga cuma sedikit,” kata dia

Dirinya membeberkan, jika tahu yang dijual di pasaran harganya yang dinaikan bukan pada pengurangan ukuran tahu. Tetapi untuk tempe, harganya tetap namun ukurannya diperkecil.

“Harganya sama untuk tempe, tapi ini ditipisi. Bobotnya dikurangi. Tapi untuk tahu ukurannya tetap harganya yang naik,” terangnya.

Sementara itu, pedagang tahu dan tempe lainnya, Devi mengungkapkan kenaikan harga tahu di pasaran terjadi per hari Kamis, (24/2). Seluruh pedagang di pasar kompak menaikan harga tahu Rp. 1 ribu.

Diakuinya tidak sedikit pembeli yang komplain ketika mengetahui harga tahu sudah naik. Meski sebelumnya para pedagang sudah menginformasikan kepada pembeli jika harga tahun besok naik.

“Pada komplain pembeli, tapi ya mau tidak mau tetap dibeli. Karena tahu kan juga merupakan kebutuhan pokok,” ungkapnya.

Meski demikian, Devi tetap terus berjualan dan tidak melakukan mogok jualan seperti yang terjadi kota lain. Sebab dirinya harus memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari dari berdagang tahu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…