Gus Mus lakukan peletakan batu pertama STAINU Rembang

REMBANG – Di Rembang, sebentar lagi akan berdiri Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU). Hal itu setelah KH. Ahmad Musthofa Bisri (Gus Mus), melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) Gedung Rektorat Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Rembang, di kompleks Gedung Haji Rembang, Rabu (13/12).

Ketua PCNU Rembang, KH. Ahmad Sunarto mengatakan dibangunnya gedung rektorat 5 lantai dengan anggaran Rp 5 Milyar karena pihaknya telah mempunyai kampus sebanyak 18 lokal.

“Kami sudah punya ruangan 12 ruangan. 1 ruangan 8 kali 9, itu sudah memenuhi untuk kuliah. Ditambah 6 ruang, sehingga tinggal menambah sedikit-sedikit,” imbuhnya.

Ia menjelaskan program studi yang ditawarkan ada 4 program studi di antaranya informatika, Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Agama Islam. Namun saat ini, masih menunggu proses perijinan dari Kementerian Agama.

Bahkan dari hasil rekrutmen, untuk kebutuhan dosen S2 telah tercukupi sesuai bidangnya.

Sunarto menerangkan ide pendirian STAINU sudah terencana 4 tahun lalu. Bahkan pernah ditawari tanah di Desa Landoh, Kecamatan Sulang. Namun akhirnya mendapat hibah tanah dari Pemerintah Kabupaten Rembang seluas 2,14 hektar.

Rangkaian peletakan batu pertama menurut Sunarto telah dimulai pada Kamis (7/12) dengan manaqiban.

Sekretaris Daerah (Sekda) Rembang, Fahrudin mengucapkan terima kasih kepada PCNU Rembang yang telah ikut berkontribusi mencerdaskan anak bangsa melalui pendirian STAINU.

“Saya sangat mengapresiasi bahwa yang namanya investasi pendidikan itu tidak bisa dirasakan pada saat ini. Jadi investasi 25 tahun mendatang atau 40 tahun mendatang akan dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Rembang khususnya dan Indonesia pada umumnya,” ujarnya.

Sekda menuturkan kalau tidak akan mencerdaskan bangsa, maka akan lama bersaing di kancah dunia. Pasalnya, tanpa pendidikan masyarakat tidak akan sejahtera. Karena dengan ilmu pengetahuan manusia akan berinovasi dan berkreasi untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.(Masudi/CBFM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *