Gedung Diklat RSUD Disulap Jadi Ruang Transit Sementara Pasien Anak

REMBANG – RSUD dr. Soetrasno Rembang membuat ruang transit sementara untuk pasien yang masuk IGD. Inisiatif tersebut dilakukan seiring bertambahnya jumlah pasien rawat inap yang antre di ruang IGD. Utamanya antrian pasien anak-anak yang mengalami demam tinggi atau bergejala Demam Berdarah Dengue (DBD). 

Ruang transit sementara itu merupakan gedung diklat yang disulap menjadi ruang bagi pasien IGD yang masih menunggu ketersediaan kamar. Berada di lantai 1, ada 8 kamar yang tersedia di ruang transit.

Kasi Informasi RSUD dr.R.Soetrasno Rembang, Tabah Tohamik menyampaikan pada dasarnya ruang khusus pasien anak di RSUD dr. Soetrasno hanya ada 1 di ruang Flamboyan. Namun dikarenakan semakin bertambahnya pasien anak yang terjangkit DBD maka RSUD dr. Soetrasno berupaya untuk menambah ruangan.

Kini ada ada tambahan 3 ruangan yang disulap menjadi ruangan untuk pasien anak. Ruangan tersebut diantaranya ruang teratai yang semula untuk pasien dewasa, ruang Seroja lantai 1 dan gedung diklat lantai 1 sebagai ruang transit sementara pasien anak.

“Dengan adanya peningkatan pasien DBD upaya rumah sakit membuka ruangan baru di ruangan Seroja dengan 11 tempat tidur. Namun kasus DBD belum terkendali sehingga kami berupaya lagi untuk membuka gedung yang semula gedung diklat kemudian di setting untuk transit,” jelasnya.

Tabah menyebutkan sejauh ini ada 29 anak dengan kasus DBD yang masih dirawat di RSUD dr. Soetrasno. Angka tersebut belum termasuk yang ada di IGD dan ruang transit yang saat ini sudah penuh dengan pasien anak.

“Ini (ruang transit) hanya sementara, pasien yang ada di IGD biar tidak berjubel. Jadi nanti kalau ada ruangan anak yang kosong, digeser ke ruangan rawat inap yang biasa,” terangnya.

Dirinya menambahkan, jika jumlah pasien rawat inap anak sudah mengalami penurunan, ruang transit sementara bakal dikembalikan ke fungsi semula. Sehingga ruang transit tersebut sifatnya hanya sementara atau darurat. (Dari Rembang Rendy Melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *