Untuk menyukseskan salah satu visi misi Rembang Gemilang 2026 berupa darma siswa, Pemerintah Kabupaten Rembang memprogramkan Gerakan Ayo Sekolah 12 tahun (GAS Pol 12). Program ini, di tahun 2021 telah menuntaskan penanganan 28 Anak Tidak Sekolah (ATS) dari 4 desa pilot project yaitu Desa Sridadi Kecamatan Rembang, Desa Jeruk Kecamatan Pancur, Desa Sidorejo Kecamatan Pamotan dan Desa Mojosari Kecamatan Sedan.

Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bappeda Rembang, Sigit Purwanto mengatakan tahun 2021 rincian ATS yang kembali bersekolah diantaranya 8 anak dari Desa Sridadi, 10 anak dari Desa Mojosari, 2 dari Desa Sidorejo Pamotan dan 8 anak di luar empat desa pilot project.

Untuk tahun 2022 menurut Sigit Purwanto rencananya untuk tahun ini akan mengembalikan 33 ATS bersekolah lagi. Dengan rincian 16 anak asal Desa Mojosari, 11 dari Desa Jeruk, 3 dari Desa Sidorejo dan 3 dari Desa Sridadi.

Sigit Purwanto menuturkan program kerjasama Pemkab Rembang dengan Institut Teknologi dan Bisnis  Semarang serta Unicef, di tahun 2022 ini, akan memperluas sasaran kegiatan. Tidak hanya di desa pilot project, namun juga menyebar ke Kecamatan Sarang, Kragan, dan Kecamatan Sale.(Dari Rembang Masudi melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Gus Wabup : Rembang Jadi Etalase NU

Wakil Bupati Rembang H M Hanies Cholil Barro’ (Gus Hanies) meminta kader…

Wabup Minta Sekretariat DPRD Optimalkan Publikasi Kerja Anggota Dewan

Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rembang mempunyai tugas besar untuk mengatasi…

Drupoh, Tradisi Unik Saat Panen Duku Woro

Desa Woro Kecamatan Kragan terkenal dengan buah dukunya atau masyarakat biasa menyebutnya…

Gus Hanies: Bangunan Gedung Harus Ramah Difabel

Pemerintah Kabupaten Rembang berupaya membuat akses ramah difabel saat membangun gedung. Hal…